Tak Cuma Solar, Kini Pertalite Juga Jadi Incaran Pelangsir di Kotim

NARDI/BERITA SAMPIT – Antrean salah satu SPBU di Kotim.

SAMPIT – Warga Sampit, Kabupaten (Kotim), kini harus bersabar ekstra saat mengisi bahan bakar. Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan di SPBU mengular panjang. Yang mengejutkan, bukan hanya solar yang jadi incaran, Pertalite pun kini diburu para pelangsir.

Fenomena ini menambah tekanan bagi masyarakat umum yang kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Diduga, banyak kendaraan yang mengantre justru milik pelangsir yang membeli Pertalite untuk dijual kembali. Aksi ini tak hanya merugikan warga, tapi juga memperburuk distribusi BBM di wilayah tersebut.

“Sepertinya makin langka belakangan ini. Kalau sore, biasanya Pertalite sudah habis, terpaksa beli eceran” ujar Usmanur, warga setempat, Rabu, 28 Mei 2025.

Kelangkaan BBM jenis Pertalite memang mulai dirasakan masyarakat di Sampit. Tidak sedikit warga terpaksa mengantre panjang di SPBU yang masih memiliki stok, atau memilih membeli Pertamax dengan harga yang lebih mahal.

“Saya sudah coba di Baamang atau ke MB Ketapang, pasti antre panjang, atau sudah kosong,” ujarnya lagi.

Hal senada disampaikan Alex Zunelfi, warga lainnya, yang akhirnya memilih beralih menggunakan Pertamax agar tidak perlu ikut mengantre panjang.

“Kalau antreannya panjang terus, ya sudah, beli Pertamax saja. Mahal sedikit tidak apa-apa, daripada buang waktu,” katanya.

Menurut Alex, fenomena seperti ini bukan baru pertama kali terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, antrean panjang dan kelangkaan BBM subsidi kerap terjadi, terutama di wilayah Baamang dan MB Ketapang.

Sementara itu Lead Operator Receiving, Storage, and Distribution (RSD) Integrated Terminal (IT) Sampit Pertamina, Muhammad Yusril menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan disebabkan belum tibanya pengiriman dari luar daerah.

“Kami masih menunggu distribusi dari Kotabaru. Koordinasi dengan pihak regional Kalimantan juga terus dilakukan agar pasokan bisa segera normal,” jelasnya.

baca juga ...  MK Wajibkan Pendidikan Dasar Gratis, Pemprov Kalteng Tegaskan Sudah Jalankan Program Hingga Perguruan Tinggi

Yusril memastikan kondisi ini bersifat sementara. Ia berharap pasokan Pertalite kembali lancar dan stabil pada awal bulan mendatang.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!