PANGKALAN BUN – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencatat pendapatan penjualan produk lokal UMKM Kobar pada event Expo Kalimantan Tengah mengalami peningkatan.
Kepala DisperindagkopUKM Kobar Alfan Khusnaini melalui Kepala Bidang Perdagangan Muhamad Suhendra mengatakan pendapatan hasil penjualan produk UKM Kobar tahun 2025 sebesar Rp92.323.000, hal tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan Rp 50 juta.
“Selama enam hari pelaksanaan Expo di Palangka Raya, alhamdulillah antusias masyarakat begitu banyak. Hal tersebut banyaknya kunjungan ke stand Kobar termasuk juga masyarakat yang membeli hasil produk UMKM pun sangat tinggi. Tahun ini kita mendapatkan sebesar Rp92.323.000 sementara pada tahun sebelumnya hanya Rp50 juta,” ujarnya, Rabu 28 Mei 2025.
Suhendra pun merinci hasil penjualan selama Expo Kalteng yang dimulai pada tanggal 17-23 Mei 2025. Pada hari pertama pendapatan sebesar Rp7.000.000, kemudian hari ke dua Rp22.000.000, hari ketiga Rp13.101.000, hari ke empat Rp14.000.000, hari ke Lima Rp17.722.000 dan hari ke enam sebesar Rp18.500.000,-
“Hasil produk lokal kita mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat Kalimantan Tengah. Sebagian besar hasil produk yang kami tawarkan dalam kegiatan Expo Kalteng merupakan hasil pembinaan kami, dimana DisperindagkopUKM Kobar gencar melakukan pembinaan dan pendampingan agar UKM naik kelas dengan demikian akan meningkatkan pendapatan,” ucapnya.
Dikatakan hasil produk lokal yang di tampilkan dalam Expo Kalteng diantaranya olahan makan dari ikan seperti amplang, stik, terasi dan makanan tradisional lainnya asli Pangkalan Bun seperti ilat sapi. Bahkan ada juga produk kerajinan tangan seperti hiasan dari keramik, batu kecubung dan berbagai souvenir dalam bentuk kaos dan bantal dengan gambar orangutan dan Taman Nasional Tanjung Putting.
Suhendra menambahkan juga bahwa DisperindagkopUKM Kobar di berbagai momen daerah memiliki peran penting dalam mempromosikan hasil produk UKM. Promosi ini dilakukan melalui berbagai cara termasuk pameran, bazar dan kerjasama dengan ritel modern untuk memastikan produk UKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Untuk itu perlu adanya pembinaan dan pendampingan agar kualitas produk UKM Kobar terus meningkat serta diharapkan manajemen dalam pengelolaan pun sangat penting, sehingga UKM kita mampu bersaing dengan produk dari luar,” ungkapnya. (man)












