Baru Hitungan Jam Dilantik, Kades di Langsung “Diwarning” Jaksa Soal Dana

ANDRE/BERITASAMPIT - Kepala Kejaksaan Negeri Deji Setiapermana.

– Belum sempat duduk nyaman di kursi jabatan, para kepala yang baru dilantik di Kabupaten langsung mendapat peringatan serius dari aparat penegak .

Kejaksaan Negeri (Kejari) turun tangan dengan menggulirkan program Jaga , sebuah inisiatif pengawasan dana yang dirancang untuk menekan potensi penyalahgunaan dan mendorong transparansi dalam pengelolaan anggaran .

Kepala Kejari , Deji Setiapermana, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk penyimpangan.

“Kami sudah mempunyai program Jaga . Program ini bertujuan untuk meminimalisir penyalahgunaan dana sekaligus melakukan pengawalan secara intensif,” ujar Deji kepada wartawan. Selasa, 3 juni 2025

Deji menjelaskan, program Jaga ini menggunakan aplikasi yang akan memudahkan dalam memantau aliran dana . Meskipun saat ini belum semua data dapat terintegrasi dalam aplikasi tersebut, pihak Kejaksaan tetap optimis program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal.

“Meskipun belum semua dapat data , kami tetap optimis untuk menjaga,” tambahnya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kejari untuk bekerja sama lebih erat dengan .

Deji menyatakan bahwa setelah dilakukan nota kesepahaman (MoU) antara Kejaksaan dan Pemkab , pengawalan dana akan dilakukan lebih intensif.

“Setelah nanti melakukan MoU, kita akan lakukan lebih intensif untuk pengawalan dana dan juga Koperasi Merah Putih,” lanjutnya.

Pihak Kejaksaan juga berencana berkoordinasi dengan Bupati agar dana dapat dimanfaatkan untuk mendukung program-program strategis lainnya, termasuk pengembangan Koperasi Merah Putih.

‘Kita juga akan koordinasi dengan Bupati agar dana juga bisa digunakan untuk pelaksanaan Koperasi Merah Putih,” ujar Deji.

baca juga ...  Polres Kotim Mulai Panggil Saksi Kasus Penggelapan Gaji Penjaga Alur Sungai Desa Menjalin

Di sisi lain, Deji mengingatkan kepada para kepala yang baru dilantik untuk tidak melakukan penyimpangan. Sebelum bersinergi dengan Pemkab , pihak Kejaksaan akan memberikan peringatan agar dana digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Sebelum bersinergi dengan pemkab, kita akan mengingatkan pada kepala yang dilantik untuk tidak melakukan penyimpangan,' tegasnya.

Terkait dengan dugaan penyalahgunaan anggaran di beberapa , Deji mengatakan bahwa Kejaksaan sedang melakukan penyelidikan. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut masih bersifat rahasia.

“Untuk sekarang ini kita sudah melakukan proses lit penyelidikan,” ujarnya singkat.

(Andre)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!