Pemkab Gunung Siapkan Persyaratan Pengusulan Sekolah Rakyat

IST/BERITASAMPIT - Sekretaris Daerah Kabupaten , Richard ketika menerima sertifikat lokasi Sekolah Rakyat dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten , Halilintar.

KUALA KURUN – Sekretaris Daerah Kabupaten , Richard menerima sertifikat lokasi Sekolah Rakyat dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten , Halilintar, dalam sebuah pertemuan resmi yang digelar di ruang kerjanya.

“Beberapa waktu lalu, kami menerima sertifikat lokasi untuk sekolah rakyat dari Kepala Pertanahan Kabupaten yang akan kita serahkan kepada Kementerian  Sosial  Republik Indonesia,” ungkap Sekda , Richard, Senin 2 Juni 2025.

Adapun Sekolah Rakyat yang merupakan program dan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2025 diusulkan dibangun di Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Kabupaten , dengan luas sebesar 9,7 Ha.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten , Jhonson Ahmad menyebutkan bahwa, sertifikat lokasi Sekolah Rakyat dan PKKPR tersebut akan diserahkan dan dihibahkan ke Kementerian Sosial melalui Balai Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi ini merupakan salah satu syarat dalam pengusulan sekolah rakyat.

“Kami mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten yang telah membantu dalam proses penerbitan sertifikat lokasi sekolah rakyat dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses penerbitan sertifikat lokasi dan PKKPR,” beber nya.

Saat ini kata dia, Pemkab sedang mengusulkan pembangunan sekolah rakyat sesuai dengan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto bahwa setiap provinsi, kota/kabupaten diharapkan memiliki Sekolah Rakyat yang ditujukan kepada masyarakat yang tidak mampu dan masuk ke dalam data DTSEN desil 1 dan 2.

“Sekolah rakyat tersebut nantinya akan didanai sepenuhnya oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dan menjadi salah satu dari empat kabupaten di yang telah mengusulkan program Sekolah Rakyat tahap satu,” tutup Jhonson Ahmad.  (ale)

baca juga ...  Pelaku Pembunuhan Bapak Angkat di Gunung Mas Ternyata Residivis
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!