PALANGKA RAYA – Sebuah minibus berpelat nomor B 2691 UFE hangus terbakar dalam insiden kebakaran hebat di Jalan Bukit Keminting, Palangka Raya, Kamis 5 Juni 2025 sore. Kendaraan tersebut diduga kuat sebagai pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) dari jalur sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Keminting.
Kobaran api yang cepat membesar sempat menggegerkan warga sekitar. Minibus tersebut bahkan sempat melaju dalam kondisi terbakar sebelum akhirnya menabrak pohon, diduga untuk menghindari jatuhnya korban lain di jalan.
“Waktu saat mobil tersebut sedang jalan sudah terbakar, supaya tidak memakan korban yang lain maka ditabrakkan lah di pohon itu,” ujar petugas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Sucipto.
Menurut Sucipto, kendaraan tersebut datang dari arah SPBU, meskipun pihaknya belum dapat memastikan apakah mobil itu benar-benar mengisi BBM dari sana.
“Dari arah SPBU, intinya sekitar situ, tapi kita tidak tahu dia keluar dari SPBU atau tidak. Yang jelas dia dari jalur itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, petugas menemukan satu drum berisi sekitar 120 liter BBM di dalam kendaraan yang terbakar, yang diduga berjenis pertalite.
“Iya, BBM di dalam drum, jumlahnya satu drum 120 liter. Kalau dilihat nyalanya itu sejenis pertalite,” terangnya.
Pemilik kendaraan diketahui langsung melarikan diri sesaat setelah kebakaran terjadi. Saat tim pemadam tiba di lokasi, pengemudi tidak lagi berada di tempat kejadian.
“Pemilik mobil lari. Pada saat kita di lokasi itu tidak ada lagi,” ungkapnya.
Proses pemadaman api berlangsung selama sekitar 45 menit. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat kendaraan dan muatan yang ludes terbakar.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan asal-usul BBM yang dibawa serta identitas pemilik kendaraan.
(Syauqi)












