Ratusan Peserta Meriahkan Pawai Obor Sambut Iduladha

NARDI/BERITASAMPIT - Peserta pawai obor Kecamatan Baamang menyambut Iduladha 2025.

SAMPIT – Ratusan peserta meramaikan pawai obor yang digelar di Kecamatan Baamang dalam rangka menyambut malam Iduladha, Kamis 5 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi tahunan yang dinantikan masyarakat setempat.

Ketua Kwartir Ranting Pramuka Baamang, Dadang H Syamsu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap malam Iduladha. Pawai obor tersebut terlaksana atas kerja sama antara Kwartir Ranting Pramuka dengan pihak Kecamatan Baamang.

“Peserta terdiri dari 25 tim. Setiap kelompok berjumlah sekitar 20 orang, jadi totalnya mencapai kurang lebih 500 peserta. Ini menjadi bagi masyarakat sekaligus cara kita menjaga budaya lokal,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Dadang yang juga anggota DPRD Kotim dari dapil Baamang turut menyumbangkan dana untuk hadiah bagi para pemenang. Selain itu, camat dan sejumlah lurah juga ikut berpartisipasi memberikan sumbangan. Total hadiah yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah.

“Tahun ini hadiah lebih banyak karena didukung oleh banyak pihak. Antusias masyarakat sangat luar biasa, meskipun sempat menyebabkan kemacetan karena banyak warga yang menyaksikan di sepanjang jalan,” tambah Dadang.

Pawai obor dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Baamang di Jalan Cristopel Mihing, kemudian melintasi Jalan Sukabumi, Jalan Walter Condrat, Jalan Sari Gading, dan kembali ke titik awal sebagai lokasi finis.

Peserta pawai berasal dari berbagai instansi seperti sekolah, kelurahan, , organisasi masyarakat, hingga kelompok umum. Dadang berharap kegiatan ini bisa masuk dalam kalender wisata tahunan tingkat Kabupaten Kotim.

Camat Baamang, Sufiansyah, menyebut bahwa pawai obor ini telah digelar sebanyak 12 kali. Ia mengapresiasi penampilan peserta tahun ini yang dinilai lebih variatif dan menarik.

“Tahun ini penampilan peserta cukup berbeda dan sangat menarik. Semoga tahun-tahun berikutnya bisa semakin meriah dan ramai,” ujarnya.

baca juga ...  Banjir Rendam Pulau Hanaut, Warga Cemas Buaya Mulai Naik ke Permukiman

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk masyarakat religius di Kotim. Selain sebagai , pawai obor juga menjadi sarana syiar Islam yang mengandung nilai ibadah. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!