PALANGKA RAYA – Setelah pelaksanaan salat Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat pagi, 6 Juni 2025, panitia kurban Masjid Raya Darussalam Palangka Raya kini tengah bersiap untuk pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban.
Masyarakat yang telah mendapatkan kupon diminta bersiap, karena pembagian daging kurban dijadwalkan berlangsung Sabtu, 7 Juni 2025, mulai pukul 13.00 WIB.
Ketua Panitia Kurban dan Iduladha Masjid Raya Darussalam, H. Ridwan Syahrani, mengatakan bahwa pembagian daging dilakukan satu hari setelah salat Id sebagai bentuk antisipasi waktu pelaksanaan dan kesiapan panitia.
“Karena Jumat waktunya cukup mepet, maka penyembelihan dilakukan Sabtu pagi mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai, dan masyarakat bisa mulai mengambil dagingnya mulai pukul 13.00 WIB di halaman Masjid,” jelas Ridwan saat dikonfirmasi seusai salat Idul Adha.
Menurutnya, tahun ini jumlah hewan kurban yang diterima Masjid Raya meningkat signifikan.
Tercatat ada 10 ekor sapi, termasuk dari Presiden RI Prabowo Subianto dengan satu ekor sapi Simmental seberat 1,2 ton, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, serta dukungan dari masyarakat dan Bank Kalteng.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bagikan sekitar 2.000 kupon. Jangkauan kami sampai radius 3 kilometer dari Masjid Raya. Kupon-kupon ini sudah dibagikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.
Ridwan menambahkan bahwa sistem pembagian kupon dilakukan dengan memperhatikan prinsip keadilan dan prioritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar datang sesuai waktu yang telah ditentukan dan tetap menjaga ketertiban selama proses pengambilan.
“Kami mohon kerja sama dari masyarakat agar pelaksanaan besok berjalan lancar. Datang sesuai jamnya, bawa kuponnya, dan ikuti arahan panitia di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pembagian daging kurban ini tidak hanya memenuhi tuntutan syariat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat umum.
“Harapannya, tidak ada warga di sekitar sini yang merasa tidak kebagian. Semua kita upayakan agar merata,” pungkas Ridwan.
(Sya'ban)












