PULANG PISAU – Ketua Komisi I DPRD Pulang Pisau, Suhardi, menegaskan perlunya transformasi layanan RSUD Pulang Pisau agar lebih menjangkau masyarakat di kawasan pesisir dan pelosok. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Suhardi menyampaikan bahwa RSUD sebagai mitra kerja DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan hak dasar warga terpenuhi, terutama hak atas kesehatan. Ia menilai selama ini akses layanan kesehatan belum sepenuhnya merata, terutama bagi warga di daerah pesisir dan pedalaman.
“Rumah sakit daerah harus menjadi pusat pelayanan yang responsif dan inklusif. Tidak hanya menunggu pasien datang, tapi juga aktif mendekatkan layanan ke masyarakat,” ucap Suhardi, Minggu 8 Juni 2025.
Ia mendorong RSUD Pulang Pisau untuk menggelar kegiatan jemput bola seperti bakti sosial, skrining kesehatan, dan penyuluhan ke desa–desa terpencil.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara RSUD dan fasilitas layanan primer seperti puskesmas serta posyandu agar sistem rujukan berjalan lebih efektif. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi lintas lembaga adalah kunci pemerataan layanan yang cepat dan tepat sasaran.
Dalam aspek pendanaan, Suhardi mengusulkan agar anggaran kesehatan, terutama untuk mendukung mobilitas pelayanan RSUD, ditingkatkan dalam APBD.
“Jika pelayanan ingin menjangkau wilayah yang sulit, maka perlu ada dukungan logistik dan pembiayaan yang seimbang,” katanya.
Suhardi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan yang tersedia dan memberikan masukan untuk perbaikan ke depan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menciptakan sistem kesehatan yang adil dan responsif,” tuturnya. (ds)












