PULANG PISAU – Anggota DPRD Pulang Pisau, Dugan, menyoroti perlunya peningkatan pendampingan langsung kepada petani di sejumlah wilayah yang dinilai masih belum tersentuh program pertanian secara merata. Ia menekankan pentingnya pemerataan bantuan dan akses pelatihan agar seluruh petani, baik di sentra maupun daerah pinggiran, bisa memperoleh manfaat yang sama.
Dugan mengaku menerima sejumlah aspirasi dari petani yang mengeluhkan minimnya pendampingan teknis dan bantuan alat pertanian, terutama di wilayah Kecamatan Sebangau Kuala dan Pandih Batu. Ia menilai, meski program pertanian sudah berjalan, distribusi manfaatnya masih belum menyeluruh.
“Kami tidak ingin ada ketimpangan dalam pembangunan pertanian. Jangan sampai hanya kelompok tani tertentu yang menikmati fasilitas, sementara yang lain tertinggal,” tegasnya, Minggu 15 Juni 2025.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pertanian dan DPRD dalam menyusun anggaran serta mengawasi pelaksanaan program agar tepat sasaran. Ia menyebut, anggaran pertanian yang cukup besar harus dibarengi dengan kontrol ketat agar tidak salah sasaran.
“Petani di desa–desa terpencil juga berhak maju. Mereka butuh pelatihan, teknologi, dan akses ke pasar. Itu semua harus kita fasilitasi,” ujarnya.
Dugan juga mendorong pemerintah untuk lebih aktif melakukan pemetaan wilayah rawan gagal panen dan memberikan perlindungan usaha tani, termasuk asuransi pertanian, agar petani tidak mengalami kerugian besar saat musim tak menentu.
“Kesejahteraan petani adalah fondasi ketahanan pangan kita. Kalau mereka kuat, daerah juga kuat. Dan tugas kita memastikan itu bukan sekadar slogan,” tutupnya. (ds)












