PALANGKA RAYA – Suasana mencekam terjadi di kawasan Jalan Mahir Mahar Km 10, Palangka Raya, Selasa 17 Juni 2025, saat seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di rumahnya sendiri sambil membawa senjata tajam (sajam).
Aksi nekat pria tersebut bukan hanya membuat keluarganya ketakutan, tetapi juga memaksa tim evakuasi turun tangan dengan cepat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pria yang sehari-hari tinggal bersama istri dan dua anaknya itu dilaporkan sering membawa sajam di tubuhnya dan menunjukkan perilaku agresif. Keadaan ini membuat istri dan anaknya tidak berani tinggal di rumah, bahkan harus diungsikan demi keselamatan.
“Menindaklanjuti laporan bahwa ada ODGJ yang mengamuk, membuat istri dan anaknya menjadi resah di rumah,” ujar Sucipto, petugas Damkar Kota Palangka Raya.
Informasi dari pihak keluarga menyebutkan bahwa pria tersebut memang sudah lama mengalami gangguan jiwa. Ia sering berbicara tidak masuk akal dan menunjukkan gejala yang mengganggu keamanan lingkungan.
Sang istri tampak trauma berat, bahkan memilih menjauh saat proses evakuasi berlangsung, sementara kedua anaknya telah lebih dulu dititipkan ke rumah kerabat.
“Dia selalu membawa sajam, jadi istri tidak berani pulang ke rumah. Kalau kita lihat secara sepintas, yang bersangkutan seperti sehat, tetapi setelah kita amankan dia benar adalah ODGJ,” lanjut Sucipto.
Proses evakuasi berlangsung penuh tantangan karena pria tersebut sempat melawan dan berontak. Namun, dengan pengalaman dan ketenangan tim rescue, akhirnya ia berhasil dilumpuhkan tanpa ada korban jiwa.
“Kita lakukan evakuasi dan kita antar sore ini ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei,” tutup Sucipto.
(Syauqi)












