KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik kepada para korban bencana kebarakan yang terjadi pada 18 Juni 2025 malam di Jalan A. Runting nomor 57 Kuala Kurun.
Bantuan yang diserahkan meliputi perlengkapan makan, perlengkapan sekolah, alas tidur, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.
Di hadapan korban dan masyarakat sekitar lokasi kejadian, Jaya Samaya Monong menyampaikan rasa prihatin dan simpati atas musibah yang terjadi. Ia menyebut, peristiwa kebakaran tersebut merupakan hal yang tak terduga dan menyampaikan apresiasi kepada tim yang bergerak cepat saat kejadian.
“Saya mengapresiasi kesigapan tim dari Damkar Kurun, BPBD Gunung Mas, Polres Gunung Mas, dan seluruh unsur terkait. Berkat kerja sama yang solid, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lainnya,” ujarnya.
Pada kesempatan ini juga, ia mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama saat meninggalkan rumah. Dia menekankan pentingnya perawatan instalasi listrik secara rutin, serta penggunaan kabel yang sesuai standar SNI.
“Pastikan instalasi listrik di rumah dirawat dan dicek secara berkala. Gunakan kabel yang sudah memenuhi standar, agar risiko kebakaran bisa diminimalkan,” pesannya.
Dia juga meminta, BPBD Gunung Mas segera memproses bantuan lanjutan berupa uang tunai, sesuai ketentuan Perda Kabupaten sebagai dasar hukumnya.
Sementara itu, Plt. Kalaksa BPBD Gunung Mas, Atis menjelaskan kronologi kejadian. Kebakaran bermula dari laporan warga dan langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman personel Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta armada pemadam kebakaran, termasuk truk tangki dan Fire Jeep Hawk.
“Pemadaman berlangsung sekitar 1 jam 30 menit. Api berhasil dikendalikan dan diisolasi agar tidak menjalar,” sebut Atis.
Adapun data korban yang terdampak meliputi, Rusiniwati (rumah mengalami kerusakan berat, Agrianto (rumah terdampak kebakaran), Eva Hiranty (rumah mengalami kerusakan ringan).
Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut dikarenakan korsleting listrik, berdasarkan keterangan dari para korban. (ale)












