KUALA PEMBUANG – Menghadapi potensi banjir yang bisa datang sewaktu-waktu, Polres Seruyan bergerak cepat dengan melaksanakan kegiatan mitigasi bencana di wilayah rawan banjir, Jumat, 16 Juni 2025. Dipimpin langsung oleh Kabag Ops, upaya ini dilakukan melalui pemantauan tinggi air di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan dan kerja sama dengan instansi terkait seperti BPBD serta peran aktif masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan serentak di wilayah hukum Polres Seruyan ini menyasar beberapa Polsek jajaran seperti Seruyan Hilir, Danau Sembuluh, Seruyan Hulu, Seruyan Tengah, dan Hanau. Berdasarkan hasil monitoring sementara, belum ditemukan adanya kenaikan air yang mengkhawatirkan atau kejadian banjir. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan, mengingat wilayah ini kerap dilanda banjir saat intensitas hujan tinggi.
Sejumlah desa yang dinilai rawan terdampak telah dipetakan, antara lain di Kecamatan Danau Sembuluh, Seruyan Hilir, Seruyan Tengah, Hanau, Danau Seluluk, Seruyan Hulu, dan Suling Tambun. Langkah mitigasi seperti patroli rutin, pemasangan tanda peringatan, dan sosialisasi kepada warga terus dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi bencana.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran siap dan sigap apabila terjadi banjir. Mitigasi ini bukan hanya formalitas, tetapi bentuk nyata tanggung jawab kami dalam menjaga keselamatan masyarakat,” tegas Kabag Ops Polres Seruyan, AKP Afif Hasan.
Seluruh kegiatan telah didokumentasikan dan disampaikan sebagai laporan resmi kepada Kapolres Seruyan, sebagai wujud transparansi dan keseriusan Polres Seruyan dalam menghadapi musim penghujan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.
(ASY)












