Kecamatan Kurun Tiga Tahun Berturut Juara FBMM, Piala Bergilir Kini Jadi Milik Tetap

IST/BERITASAMPIT- Bupati , Jaya Samaya Monong didampingi oleh Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing menyerahkan piala bergilir kepada camat Kurun.

KUALA KURUN – Penutupan Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) 2025 berlangsung meriah di Stadion Mini Kuala Kurun, Sabtu 21 Juni 2025 malam.

Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi stadion untuk menyaksikan malam puncak ajang budaya terbesar di Kabupaten yang resmi ditutup dengan pengumuman juara umum dan penyerahan piala bergilir.

Momen paling bersejarah datang saat Kecamatan Kurun dinobatkan sebagai juara umum pertama, setelah berhasil mengumpulkan enam medali emas, empat perak, dan empat perunggu.

Dengan prestasi ini, Kecamatan Kurun tak hanya mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut, tetapi juga berhak memiliki piala bergilir FBMM secara permanen.

Juara umum kedua diraih oleh Kecamatan Kahayan Hulu Utara dengan torehan empat emas, satu  perak, dan dua perunggu. Sementara Kecamatan Damang Batu menyabet posisi ketiga dengan perolehan tiga emas dan satu perunggu.

Penyerahan tropi dan uang pembinaan dilakukan langsung oleh Bupati , Jaya Samaya Monong, didampingi Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing, unsur Forkopimda, serta Ketua , di hadapan lautan penonton yang memenuhi stadion.

“Selamat kepada Kecamatan Kurun yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam melestarikan budaya daerah kita. Dengan tiga kali berturut-turut menjadi juara umum, mereka kini resmi membawa pulang piala bergilir sebagai milik tetap,” ujar Jaya Samaya Monong.

Ia menambahkan bahwa pemenang juara umum pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp9 juta, juara kedua Rp7 juta, dan juara ketiga Rp5 juta, sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah atas dedikasi dalam pelestarian budaya.

Tak lupa, dia juga memberikan motivasi kepada peserta lainnya yang belum berhasil meraih gelar juara. “Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi wujud kebanggaan kita terhadap budaya leluhur. Masih ada kesempatan di tahun mendatang. Tetap semangat dan terus lestarikan seni budaya kita,” pesannya.

baca juga ...  Bhayangkari Gunung Mas Kunjungi SKH Negeri Kuala Kurun, Serahkan Bantuan dan Tali Asih

Festival Budaya Mihing Manasa 2025 tak hanya menjadi ajang perlombaan seni, tetapi juga menjadi wadah persatuan dan kekuatan budaya masyarakat .

Tahun ini, penyelenggaraan FBMM dinilai sukses besar dengan partisipasi tinggi dari seluruh kecamatan serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah.

Dengan berakhirnya FBMM 2025, semangat pelestarian budaya dan kearifan lokal diharapkan terus tumbuh, menjadi fondasi kuat dalam membangun Kabupaten yang maju dan berdaya saing. (ale)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!