Ketua PPKHI: Cegah Balapan Liar, Edukasi, Sanksi, dan CCTV Harus Bergerak Bersama

IST/BERITASAMPIT - Ketua PHRI Kalteng, yang juga Ketua DPD PPKHI , Suriansyah Halim.

– Aksi balapan liar yang kian meresahkan di kota , hingga merenggut nyawa seorang driver ojek online membuat komentar beragam dari masyarakat, salah satunya Ketua Umum Penegak Rakyat Indonesia (PHRI) sekaligus Ketua DPD Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Indonesia (PPKHI) , Suriansyah Halim.

Menanggapi hal tersebut Suriansyah Halim memberikan pandangannya dari sisi .

“Jatuhnya korban atas bali merupakan suatu alarm bagi orang tua, penegak , dan masyarakat, harapan yang bisa dilakukan tentunya yakni tindakan tegas orang tua tidak memberikan izin keluar malam diatas jam wajar, tidak memberikan fasilitas kendaraan bagi anak-anaknya,” ucapnya, Minggu 22 Juni 2025.

Selain itu, penindakan yang tegas dan konsisten, sebagaimana menurut pasal 281 Jo. Pasal 77 ayat 1 UU LLAJ, bagi pengendara, orang tua bisa berupa administrasi maksimal, hingga keperdataan.

“Bagi anak-anak peningkatan Restorative Justice (RJ) dengan edukatif, pembinaan nyata seperti latihan keselamatan berlalu lintas, konseling, kerja sosial dibidang transportasi,” tambahnya.

Peran orang tua membimbing dirumah, dan peran guru disekolah dengan meningkatan pendidikan lalu lintas ke kurikulum disekolah, atau ekstrakurikuler.

“Kampanye berlalu lintas melibatkan semua pihak sampai kepada tokoh-tokoh, patroli oleh penegak , hingga pemasangan cctv ditempat yang rawan lakukan tilang jika ditemukan pelanggaran,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  45 Dapur Umum MBG Akan Dibangun di Kalteng, Tantangan Distribusi Masih Mengadang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!