PALANGKA RAYA – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara pada 6 Agustus 2025, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menegaskan pentingnya peran semua pihak menjaga netralitas, keamanan, dan kondusivitas daerah.
Pesan itu disampaikan dalam sambutannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Barito Utara di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin pagi, 30 Juni 2025.
Mewakili Gubernur, Wagub menyampaikan bahwa kepala daerah bukanlah milik satu golongan, melainkan pemimpin seluruh rakyat, tanpa membedakan suku, agama, ataupun pilihan politik.
“Saya bukan Gubernur satu kelompok tertentu. Saya Gubernur dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, yang beragam suku dan agama di 1 kota dan 13 kabupaten, termasuk Barito Utara,” tegas Edy di hadapan peserta upacara.
Dalam sambutannya, Edy juga mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk menyambut PSU dengan penuh kedewasaan berdemokrasi.
Ia mendorong agar seluruh elemen masyarakat ikut serta menjaga ketertiban, serta menolak berbagai bentuk pelanggaran seperti politik uang, kampanye hitam, maupun penyebaran hoaks.
“Mari bersama-sama kita kawal dan sukseskan pesta demokrasi ini agar berjalan damai, bebas dari ujaran kebencian, hoaks, dan politik uang. Kita ingin melahirkan pemimpin yang benar-benar dipilih secara jujur oleh rakyat,” katanya.
Wagub juga mengingatkan khusus kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga netralitas selama proses PSU berlangsung.
Menurutnya, ASN adalah pelayan publik yang harus menjaga profesionalisme serta tidak berpihak secara politik.
“Netralitas ASN adalah fondasi demokrasi yang sehat. Jangan terlibat dalam politik praktis karena tugas utama ASN adalah melayani masyarakat, bukan ikut berkampanye,” tegasnya.
Masih dalam sambutannya, Wagub memperkenalkan program prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera, yang akan mulai berjalan pada tahun 2026.
Program ini, kata dia, merupakan wujud pemerataan akses layanan pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk pelosok Barito Utara.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Wagub juga menyerahkan bantuan tiga unit kendaraan operasional untuk RSUD Muara Teweh, yang diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.
“Ini adalah bagian dari upaya kami menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. Semua warga berhak atas layanan publik yang memadai,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wagub menyampaikan selamat Hari Jadi ke-75 Kabupaten Barito Utara dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen tersebut sebagai refleksi atas pembangunan yang telah dicapai sekaligus sebagai pemacu semangat untuk terus bergerak maju.
“Peringatan Hari Jadi ini menjadi momentum untuk mempererat rasa persaudaraan dan gotong royong. Kita semua punya peran dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.
(Sya'ban)












