Tambang Emas Ilegal di Kawan Batu Diduga Terorganisir dan Dibekingi, Sejumlah Nama Muncul saat Dipantau ke Lokasi

IST/BERITASAMPIT - Salah satu kendaraan yang memgangkut alat untuk aktivitas tambang emas ilegal di Kawan Batu, Kecamatan Mentaya Hulu, Kotim.

SAMPIT – Ada sekitar ratusan orang melalukan aktivitas tambang emas ilegal di Kawan Batu, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Timur diduga karena adanya bekingan.

Dari pantauan di lokasi, aktivitas tambang emas ada di dua titik, yaitu di Ngabe dan lokasi 60 yang sering disebut oleh warga lokal, sedangkan lokasi yang besar tambangnya adalah di Ngabe.

Sebelum memasuki lokasi, di jalan poros Kuayan sebelum jembatan minibus telah berjajar parkir diduga milik para pekerja yang jumlahnya mencapai ratusan dan panjangnya mengular hingga satu kilometer.

Menurut seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, bahwa ada tiga nama yang berpengaruh di lokasi tersebut untuk menarik uang taktis dari para pekerja yang akan disetor kepada sejumlah pihak agar aktivitas itu tetap aman berjalan.

“Ada tiga orang yang berpengaruh untuk menarik uang taktis di sini, yaitu Hd, Im, Gn ketiga orang itu salah satunya pemilik alat paling banyak dan dia yang mengkoordinir di sini,” kata sumber ini, Rabu 2 Juli 2025.

Bahkan selain peredaran narkoba, di lokasi juga terdapat praktek prostitusi untuk melepaskan birahi dari para pekerja kepada para wanita penghibur.

“Jadi apabila ada yang tidak tau pemangku kepentingan di sini itu mustahil, karena parkir kendaraannya itu di badan jalan poros,” ucapnya.

Adapun salah seorang pembeli adalah Al, yang mana Al adalah salah satu pembeli besar dari lokasi tambang emas ilegal yang telah beroperasi sejak tiga tahun lalu tersebut.

Aktivitas tambang emas ilegal di Kawan Batu sebelumnya sempat dikeluhkan oleh warga, bahkan laporan pihak ke Polsek setempat hingga kini dinilai tidak jelas tindaklanjutnya.

Selain itu areal yang digunakan sebagai kegiatan tambang lahan milik warga yang tidak ada persetujuan pinjaman, dampaknya sejumlah anak sungai di wilayah itu tercemar akibat kegiatan tersebut.

baca juga ...  Gerakan Tanam Padi Serentak, Upaya Pemkab Kotim Pertahankan Swasembada Pangan

(Jimmy)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!