PALANGKA RAYA – Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, tiba di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis siang, 3 Juli 2025, dalam rangka menghadiri agenda nasional dan mendorong sinergi peluang kerja luar negeri bagi pemuda daerah.
Kedatangan Wamen disambut langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, beserta jajaran pejabat Pemprov di Bandara Tjilik Riwut.
Prosesi adat Dayak berupa pengalungan lilis lamiang dan pemasangan lawung menandai penghormatan atas kunjungan kerja tersebut.
Kehadiran Dzulfikar Tawalla di Bumi Tambun Bungai membawa dua agenda utama. Pertama, membuka Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang akan berlangsung hingga 6 Juli 2025.
Kedua, menyosialisasikan program migrasi aman dan peluang kerja ke luar negeri di Politeknik Kesehatan Palangka Raya.
“Kalteng punya potensi besar, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Perlu dorongan agar anak muda di sini bisa mengambil peluang kerja global dengan perlindungan yang layak,” ungkap Dzulfikar dalam keterangannya.
Rapimpurnas KNPI sendiri akan diikuti ratusan pengurus DPD KNPI dari seluruh provinsi di Indonesia dan mengangkat tema Transformasi Pemuda untuk Indonesia Emas 2045.
Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung mengapresiasi kunjungan Wamen sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Kalimantan Tengah, khususnya dalam isu ketenagakerjaan dan pemuda.
“Kami menyambut baik kehadiran Wamen di Palangka Raya. Ini kesempatan penting untuk mendorong program kerja luar negeri yang aman, serta memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap, kolaborasi yang terbangun melalui agenda nasional ini dapat mendorong inovasi di sektor ketenagakerjaan, membuka jejaring internasional bagi pemuda, serta menjadikan Kalteng sebagai daerah yang aktif menyuplai tenaga kerja berkualitas dan terlindungi.
Selain itu, kehadiran ratusan tokoh pemuda nasional dinilai dapat mengangkat citra Kalteng dan memperkuat diplomasi budaya daerah di tingkat nasional.
(Sya'ban)












