SAMPIT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) nyaris mengalami kebakaran pada Jumat 4 Juli 2025. Kejadian tersebut mengundang respons cepat dari petugas pemadam kebakaran Kotim, meskipun api berhasil dipadamkan sebelum tim tiba di lokasi.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh Audrey, anggota Relawan Pemadam Kebakaran (RedKar) Ketapi 3, sekitar pukul 14.26 WIB.
Ia menginformasikan adanya asap yang muncul dari ruang panel listrik rumah sakit. Laporan segera diteruskan ke Grup Piket Damkar Peleton I dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan dua unit armada, termasuk mobil tangki pemadam dan Hilux operasional.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.32 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran kecil yang sempat terjadi berasal dari korsleting listrik akibat kabel yang terkelupas.
Diduga kuat kerusakan kabel tersebut disebabkan oleh gigitan tikus. Percikan api dari kabel kemudian membakar pipa air di sekitarnya dan menyebabkan kebocoran. Air yang jatuh ke panel listrik menimbulkan hubungan pendek antarfase tegangan yang memicu asap.
“Mereka menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan api sebelum menyebar,” ujar Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi dalam laporannya.
Setelah melakukan pemeriksaan dan memastikan situasi aman, petugas memberikan imbauan kepada karyawan dan sekuriti rumah sakit agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Situasi dinyatakan selesai pada pukul 15.08 WIB dan tim pemadam kembali ke markas sekitar pukul 15.13 WIB. Kondisi cuaca yang cerah turut membantu kelancaran proses penanganan.
Petugas berharap pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (nardi)












