KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menghadiri acara pembekalan dan pelepasan 2.325 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode satu tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu 6 Juli 2025.
Sebanyak 31 desa di Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu lokasi pengabdian mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya periode satu tahun 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan desa, sekaligus memperkuat visi Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan KKN ini karena sejalan dengan program prioritas Pemprov Kalteng seperti sekolah gratis, satu keluarga satu Smsarjana, dan berobat gratis, yang nantinya terintegrasi dalam Kartu Huma Betang Sejahtera,” kata Agustiar Sabran.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa turut menyosialisasikan program-program strategis pemerintah daerah, seperti pencegahan stunting, penanggulangan pernikahan dini, penguatan koperasi Merah Putih, serta isu ketahanan pangan.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menekankan bahwa mahasiswa adalah bagian dari generasi muda yang akan memimpin Indonesia pada puncak bonus demografi 2030, sehingga peran mereka di desa–desa sangat penting dalam mendorong pemerataan pembangunan.
Rektor UPR, Salampak, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 20.716 mahasiswa aktif di UPR, sebanyak 2.325 mahasiswa mengikuti KKN tahun ini. Mereka disebar ke 176 desa dan kelurahan di tujuh kabupaten/kota, termasuk 31 desa di Kabupaten Gunung Mas.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menyampaikan apresiasi kepada UPR atas penempatan mahasiswa KKN di wilayahnya. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberi dampak positif bagi masyarakat desa serta menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna.
“Kami menyambut baik kegiatan KKN ini. Kami percaya mahasiswa akan menjadi mitra yang baik dalam membangun desa dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda,” kata Jaya Samaya Monong.
Pada kesempatan ini, Pemerintah Provinsi Kalteng menyerahkan bantuan berupa sembako dan dana operasional sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa yang akan terjun langsung ke tengah masyarakat. (ale)












