SUKAMARA – Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sukamara telah menggelar dengar pendapat dengan para dokter dan tenaga kesehatan lainnya di RSUD Nawawi Mahmuda pada akhir Juni lalu.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Sukamara, Masduki kembali menggelar pertemuan dengan para tanaga kesehatan khususnya dokter spesialis untuk memberikan kepastian terkait dengan kenaikan insentif.
“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat dengan pendapat dengan tenaga medis sebelumnya yang kita adakan di rumah sakit, dan ini merupakan bentuk perhatian kami kepada tenaga kesehatan dengan melakukan audiensi kembali,” kata Masduki, Selasa 8 Juli 2025.
Pada pertemuan kedua antara Bupati Sukamara dengan para tenaga kesehatan telah disepakati untuk peningkatan kesejahteraan dengan naiknya insentif tenaga medis mulai dari dokter umum, dokter spesialis, perawat maupun bidan.
“Tentu dengan adanya kenaikan insentif ini kami juga meminta imbal balik dengan pelayanan yang lebih baik, baik di rumah sakit, puskesmas, pustu disemua layanan kesehatan,” kata Masduki.
“Saya mohon layani masyarakat saya dengan optimal dan semaksimal mungkin, jadi tanpa harus dirujuk ke daerah lain, karen layanannya sudah optimal,” imbuhnya.
Masduki meminta pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan, karena pihaknya akan segera memproses terkait dengan peningkatan insentif untuk para tenaga kesehatan.
“Untuk kenaikan insentif para tenaga kesehatan inj akan berlaku tahun ini, karena kami kaam segera tindaklanjuti dengan pihak keuangan untuk melakukan hitung-hitungan, berapa yanh diperlukan sehingga bisa segera mengeksekusi,” jelas Masduki.
“Insyaallah setelah administrasi semuanya selesai, bisa segera dimulai tahun ini memberikan insentif yang lebih layak lagi,” tukas Masduki. (enn)












