Usung Revolusi Lokal, Miguhartaku: Saatnya Pulpis Berdiri di Atas Kaki Sendiri

IST/BERITASAMPIT - Ketua KONI Pulpis, Miguhartaku, janji basmi ketergantungan atlet luar dan hidupkan cabor mati suri.

– Ketua Komite Indonesia (KONI) Kabupaten yang baru terpilih secara aklamasi, Miguhartaku, menyatakan tekadnya untuk membawa lokal menuju arah yang lebih maju dan mandiri. Dalam pernyataannya, ia menolak ketergantungan pada atlet dari luar dan memilih fokus membina potensi asli daerah.

“Kita ingin berdiri di atas kaki sendiri. Atlet kita harus dari sini, tumbuh dan berprestasi dengan identitas Pulpis,” kata Miguhartaku di , Rabu 9 Juli 2025.

Visi itu, menurutnya, hanya dapat terwujud jika pembinaan atlet dilakukan secara serius dan sistematis, dimulai dari penjaringan bakat di tingkat dan kecamatan. Ia menilai masih banyak bibit atlet potensial yang belum terjamah karena minimnya program pencarian dan pembinaan yang konsisten.

Miguhartaku juga menekankan pentingnya dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten agar program-program KONI dapat dijalankan secara maksimal. “Anggaran adalah bahan bakar utama kita. Kalau mau hasil besar, investasinya pun harus jelas dan serius,” ujarnya.

Terkait kondisi internal, ia menyampaikan bahwa sejumlah cabang (cabor) di Pulpis dalam kondisi tidak aktif. Ini menjadi tantangan awal kepengurusannya. “Kalau cabor-nya tidak aktif, bagaimana bisa mendapat dukungan? Kami akan hidupkan kembali satu per satu,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, KONI fokus pada dua agenda besar: Bupati Cup dan Pekan Provinsi (Porprov). Bupati Cup akan digelar mulai 1 hingga 17 Agustus 2025, sebagai ajang seleksi awal atlet-atlet lokal yang akan mewakili ke tingkat provinsi.

Sementara itu, Ketua KONI sebelumnya, Yoppy Satriadi, menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru. Ia berkomitmen tetap menjadi penasihat dan sumber masukan agar fondasi yang sudah dibangun selama empat tahun terakhir tetap berlanjut.

baca juga ...  Bupati Pulpis Tinjau Puskesmas Tahai, Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan

“Bupati Cup dulu kita mulai dari kecamatan. Itu bukan hanya soal pertandingan, tapi cara kita menjangkau bakat yang tersembunyi. Saya senang jika itu terus dikembangkan,” ujar Yoppy, menutup pernyataannya. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!