PANGKAKAN BUN – Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto menyampaikan untuk penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh di Enam Kecamatan se Kobar, masih menunggu hasil verifikasi Badan Gizi Nasional (BGN) perihal penunjukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Suyanto , saat ini baru ada satu penyelenggara pemenuhan Gizi yakni Yayasan Al Azhar yang diberikan tanggung jawab untuk memenuhi Gizi sebanyak 3000 orang , dimana pemenuhan tersebut bukan untuk siswa saja akan tetapi ibu hamil dan ibu menyusui pun berhak mendapatkan makan bergizi gratis tersebut.
“Jadi untuk penerapan program makan bergizi gratis secara menyeluruh untuk semua Kecamatan yang ada di Kobar , masih dalam proses dan menunggu hasil verifikasi dari Badan Gizi Nasional, karena SPPG ini merupakan mitra kerja dalam penyelenggaraan pemenuhan Gizi, setelah mitra kerja atau SPPG ini mendapatkan persetujuan dari BGN, SPPG baru bisa melaksanakan tugasnya dilapangan,” ujar Suyanto, usai launching SPPG Yayasan Al Azhar Pangkalan Bun.
Menurut Wakil Bupati, verifikasi tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa dapur umum MBG telah memenuhi standar yang telah di tetapkan dan dapat beroperasi dengan baik, sehingga tidak ada kendala dalam pendistribusian MBG kepada penerima manfaat.
Untuk mendapatkan SK penunjukan SPPG, lanjut Suyanto, banyak persyaratan yang harus dipenuhi mulai dari dapur umum sampai pemasok bahan baku semuanya harus sesuai standar yang berlaku.
Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai standar, efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat terutama anak anak sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui.
“Yayasan atau organisasi bisa mengajukan sebagai penyelenggara pemenuhan Gizi kepada Badan Gizi Nasional yang didalamnya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, setelah dinyatakan memenuhi syarat maka akan ditetapkan areal lokasinya untuk pendistribusian makan bergizi gratis termasuk juga jumlah sasaran penerima manfaat,” ujarnya.
Suyanto juga mengimbau agar SPPG dapat bekerjsama dengan petani maupun peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan bahan , sehingga program MBG ini benar benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kobar yang menggeluti bidang pertanian maupun peternakan.
“Kami harapkan masyarakat penerima manfaat untuk bersabar sampai menunggu hasil verifikasi, dan keberadaan SPPG yayasan Al Azhar ini pun sebagai pioner bahwa di Kobar telah dilaksanakan program MBG, dimana Program ini merupakan program prioritas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas tahun 2045,” pungkas Suyanto. (man)












