PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menaruh harapan besar kepada generasi muda dalam membentuk masa depan daerah. Harapan itu tercermin saat Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa'i, secara langsung melepas kontingen remaja yang akan mengikuti Ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Genre Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Pelepasan yang digelar Kamis 10 Juli 2025 di ruang rapat bupati itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas P3AP2KB, Bakhzar Efendi, para pembina serta orang tua peserta. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya semangat, tanggung jawab, dan tekad kuat bagi para peserta dalam mengemban nama baik daerah.
“Anak-anak kami ini adalah remaja pilihan, bukan sembarang remaja. Mereka adalah harapan kita dalam membawa nama Pulang Pisau bersinar di tingkat provinsi, bahkan nasional,” ucap Rifa'i penuh keyakinan.
Ia juga mendorong para peserta agar tampil total dan tidak gentar menghadapi persaingan. Menurutnya, keberanian dan kedisiplinan adalah modal utama dalam setiap kompetisi, terlebih menyangkut misi edukatif dan pembentukan karakter seperti ajang Genre.
Sementara itu, Kadis P3AP2KB Pulang Pisau Bakhzar Efendi mengungkapkan bahwa ADUJAK Genre Provinsi Kalteng akan berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Juli 2025 di Kota Palangka Raya. Ia menyebutkan bahwa peserta akan melalui dua sesi karantina intensif, masing-masing berlangsung selama tujuh hari.
“Tujuannya bukan hanya mencari duta genre terbaik, tapi juga membentuk remaja yang sadar akan isu-isu penting seperti kesehatan reproduksi, bahaya seks pranikah, NAPZA, hingga kesiapan berkeluarga,” jelas Bakhzar.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa peserta dari Pulang Pisau sebelumnya telah masuk dalam jajaran tiga besar tingkat provinsi dan akan tampil dalam malam grand final untuk memperebutkan posisi juara. Tahun ini, Kabupaten Pulang Pisau menorehkan catatan membanggakan dengan terpilihnya Ahmad Fauz sebagai penerima Genre Award 2025. Fauz dikenal sebagai pembina aktif Forum Genre Pulang Pisau.
Bakhzar berharap, melalui kegiatan ini, pesan-pesan edukasi penting bisa semakin menjangkau remaja dan memberi pengaruh positif dalam kehidupan sosial mereka. “Ini bukan hanya soal lomba, tapi juga soal membangun fondasi remaja yang kuat secara mental, moral, dan sosial,” pungkasnya. (ds)












