PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mengadakan kegiatan jogging bersama insan pers di area Persemaian Permanen Modern Hiu Putih Berkah, Palangka Raya, pada Sabtu sore, 12 Juli 2025.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga santai, tetapi juga sarana membangun komunikasi dan keakraban antara pemerintah dan media.
Jogging dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dengan rute mengelilingi kawasan persemaian yang kini menjadi salah satu ruang terbuka hijau andalan Pemprov Kalteng.
Gubernur tampak santai berbaur dengan peserta, menyapa satu per satu wartawan yang hadir sambil berbincang soal isu-isu pembangunan.
“Pers memiliki peran penting dalam menyuarakan suara rakyat dan mengawal kebijakan pemerintah. Saya harap hubungan yang terbuka dan komunikatif ini terus terjaga,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Menurutnya, media adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang faktual dan mendidik, serta sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Ia mengajak insan pers untuk terus memberikan masukan konstruktif, serta ikut membangun optimisme masyarakat melalui pemberitaan yang berimbang.
“Kita perlu sinergi, terutama dalam membangun narasi positif dan menjaga stabilitas sosial. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri,” tambahnya.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah John Lis Berger, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Norhani, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai. Selain jogging, juga ada sesi bincang santai dan swafoto bersama di taman persemaian yang dikenal dengan spot hijaunya.
Persemaian Permanen Hiu Putih Berkah sendiri merupakan salah satu fasilitas yang dikembangkan Pemprov Kalteng untuk mendukung program rehabilitasi hutan dan penghijauan wilayah.
Area ini kini difungsikan pula sebagai ruang publik dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.
“Kita ingin menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya infrastruktur keras, tapi juga menyangkut kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Gubernur.
(Sya'ban)












