Musim Durian Datang Lebih Cepat, Warga Lamandau Mulai Panen dan Jualan

IST/BERITASAMPIT : Terlihat salah satu warga yang berjualan didepan rumah.

LAMANDAU – Meski baru pertengahan tahun, sejumlah desa di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, sudah mulai panen durian. Biasanya buah berduri ini muncul di akhir tahun, tapi kali ini durian-durian lokal sudah mulai berjatuhan dari pohon.

Desa Kina dan Karang Mas di Kecamatan Batang Kawa jadi dua wilayah yang mulai menikmati panen durian lebih awal. Warga pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Durian-durian dari bukit dan hutan mulai dibawa turun ke kota.

Pantauan di Nanga Bulik, sejumlah warga menjual durian secara dadakan di depan rumah hingga pinggir jalan. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 75 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas. Tapi kalau beruntung, pembeli bisa dapat 3 durian seharga Rp 50 ribu.

“Alhamdulillah, di kampung sekarang mulai berjatuhan durian. Jadi mumpung ke kota, sekalian bawa buat keluarga dan dijual,” ujar Fitri, pedagang durian asal Desa Karang Mas, saat ditemui di lapak duriannya di kawasan Simpang Fitri. Rabu, 16 Juli 2025

Fitri mengaku durian yang dijualnya punya kualitas unggulan. Dagingnya tebal, rasa manis legit, dan banyak dicari. Lewat promosi di media sosial, dagangannya ludes hanya dalam semalam.

“Banyak yang pesan lewat WA, minta dikirim kurir. Harganya mulai dari Rp 50 ribu dapat 3, ada yang Rp 40 ribu, paling mahal Rp 50 ribu satu biji,” tambahnya.

Meski sudah mulai panen, Fitri menyebut pasokan masih terbatas. Tak semua pohon berbuah, dan belum semua desa panen. Ia bahkan harus membeli dari para penyandau (penunggu durian jatuh) dengan harga tinggi.

“Kalau panen raya nanti, durian bisa lebih murah. Sekarang karena masih awal dan belum banyak, ya harganya lumayan,” katanya.

baca juga ...  KNPI Lamandau Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Sinergikan Pemuda dan Guru Lewat Seminar Nasional

Sementara itu, salah satu pembeli, Andreyanto, mengaku puas dengan durian dari Desa Karang Mas. Ia sudah langganan beli dari pedagang yang dikenal.

“Alhamdulillah duriannya bagus semua, daging tebal dan nggak ada yang busuk. Kalau ada lagi, pasti beli lagi,” ungkapnya.

Durian lokal Lamandau memang punya penggemar setia. Tinggal tunggu waktu saja, panen raya bisa bikin jalanan kota penuh aroma durian. (andre)

Bagikan:
Berita Populer