Bupati Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tiga Kecamatan Berbeda

DENNY/BERITASAMPIT - Bupati saat menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran.

KUALA – Kepedulian Pemerintah Kabupaten terhadap warga yang tertimpa musibah kembali dibuktikan. Bupati H. Muhammad Wiyatno, turun langsung ke Kecamatan Dadahup untuk menyerahkan bantuan kepada lima kepala keluarga korban kebakaran di tiga kecamatan berbeda, Kamis 17 Juli 2025.

Penyerahan bantuan digelar di Aula Kantor Kecamatan Dadahup, disaksikan oleh sejumlah pejabat, termasuk Pj Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Pangeran S. Pandiangan, Camat Dadahup Elnada, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan Direktur RSUD dr. Agus Waluyo.

Bencana kebakaran yang melanda warga tersebar di empat titik kejadian: Narahan Baru di Kecamatan Pulau Petak (2 April), dua di Bentuk Jaya Kecamatan Dadahup (1 Mei dan 25 Juni), serta Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat (21 Mei). Meski jumlah korban tak banyak, kerugian material yang dialami cukup besar, terutama rumah warga yang hangus terbakar.

“Lima kepala keluarga terdampak dengan kondisi rumah rusak berat hingga ringan. Untuk rumah rusak berat disalurkan bantuan tunai sebesar Rp30 juta, dan untuk rusak ringan Rp5 juta. Selain itu, kami juga salurkan sembako, peralatan dapur, serta selimut dan matras,” jelas Kepala BPBD , Pangeran S. Pandiangan dalam laporannya.

Wiyatno, yang menyampaikan langsung bantuan kepada warga, menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah saat rakyat membutuhkan. Ia menyebut, pemulihan pascabencana tak bisa ditunda-tunda dan memerlukan respons cepat.

“Kita ingin warga yang terdampak segera pulih dan kembali menjalani hidup normal. Bantuan ini adalah wujud kehadiran dan empati pemerintah daerah, bukan hanya dari saya pribadi, tetapi seluruh jajaran,” ujar Bupati dalam sambutannya.

baca juga ...  Pemkab Kapuas Siapkan Permukiman Baru untuk Warga Terdampak Banjir

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem penanganan darurat di daerah. Menurutnya, kecepatan dalam merespons dan memulihkan dampak bencana menjadi indikator utama kesiapsiagaan pemerintah.

Warga penerima bantuan menyambut baik kehadiran bupati. Beberapa di antaranya mengaku terharu karena mendapatkan perhatian langsung dari kepala daerah. “Saya tidak menyangka, Bupati sendiri yang datang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk bangkit kembali,” ujar salah satu warga korban kebakaran. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!