PALANGKA RAYA – Sebanyak 1.542 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi mulai beroperasi. Peluncuran serentak koperasi tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 21 Juli 2025, termasuk di Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kalteng, Rahmawati, mengatakan bahwa koperasi-koperasi tersebut tersebar merata di seluruh desa dan kelurahan pada 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Ia mengungkapkan, setiap koperasi memiliki minimal sembilan unit usaha yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
“Kalau saat ini, ada minimal satu koperasi desa merah putih dengan sembilan unit usaha seperti simpan pinjam, gerai pupuk, LPG, logistik pergudangan, dan kerja sama dengan pihak bank untuk layanan keuangan seperti jasa BRILink dan lain-lain,” kata Rahmawati usai menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya.
Rahmawati juga menjelaskan bahwa pelaksanaan dan pengawasan koperasi akan dilakukan secara berjenjang oleh pemerintah daerah setempat.
“Pengawasan ini tentunya masing-masing di seluruh provinsi dan kabupaten. Itu kebetulan Ketua Satgas-nya adalah gubernur, bupati, wali kota, dan ada beberapa organisasi perangkat daerah yang terlibat. Nah, itu nanti yang akan melakukan pengawasan secara langsung, di samping juga ada tim audit, mungkin dari OJK ataupun dari Bank Indonesia,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh koperasi yang diluncurkan telah berbadan hukum dan wajib segera beroperasi.
“Kalau saat ini, karena baru launching, semua koperasi kita itu sudah berbadan hukum. Jadi sudah harus beroperasi. Seluruh desa dan kelurahan, 1.542 koperasi, semuanya sudah berbadan hukum dan di dalam badan hukum itu sudah tertulis unit-unit usahanya semua,” pungkasnya.
(Syauqi)












