KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memberikan dukungan berupa bantuan dana kepada panitia pelaksana Basir Tiwah di Desa Tumbang Kuayan, Kecamatan Rungan Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, saat menghadiri acara Tabuh ke II Tiwah Masal, Senin 28 Juli 2025.
Tiwah merupakan salah satu ritual adat keagamaan masyarakat Suku Dayak Ngaju beragama Hindu Kaharingan, sebagai penghormatan terakhir kepada para leluhur.
Tradisi ini tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya yang patut dilestarikan.
Bupati Gunung Mas, Jaya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memberikan bantuan sebesar Rp81.000.000 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Bantuan ini difokuskan untuk membiayai laluh (upah para basir atau tokoh adat) dalam pelaksanaan upacara Tiwah.
“Pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional, yaitu Asta Cita, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat (SR) yang membutuhkan anggaran cukup besar. Karena itu, untuk Tiwah Masal tahun ini, kami hanya bisa memberikan bantuan untuk laluh basir,” bebernya.
Pada kesempatan ini juga, dia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Tumbang Kuayan dalam menyelenggarakan upacara adat ini.
“Saya berharap ritual Tiwah Masal dapat terus mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai-nilai budaya, serta menjaga kearifan lokal masyarakat Dayak,”harap Jaaya Samaya Monong.
Pada Tabuh ke II Tiwah Masal kali ini, terdapat 18 keluarga yang melaksanakan ritual, dengan total 28 orang almarhum yang ditiwahkan. (ale)












