Yuas Elko: Gerakan Pangan Murah Bantu Rakyat Hadapi Tekanan Harga

IST/BERITASAMPIT - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Gerakan Pangan Murah di halaman Stasiun TVRI , Sabtu pagi, 2 Agustus 2025.

– Staf Ahli Gubernur (Kalteng) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tekanan harga bahan pokok.

Dalam sambutannya saat membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman TVRI Kalteng, Sabtu pagi, 2 Agustus 2025, Yuas menyampaikan bahwa program seperti GPM adalah bentuk komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dari lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Harga pangan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini menjadi intervensi langsung pemerintah dalam menyediakan akses pangan terjangkau dan berkualitas,” ujar Yuas.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global dan iklim yang tidak menentu turut mendorong ketidakstabilan harga di tingkat lokal.

Oleh karena itu, melalui GPM, berupaya mengurangi tekanan tersebut, khususnya bagi masyarakat dengan penghasilan rendah.

Yuas menekankan bahwa ketersediaan pangan yang stabil bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu didukung oleh semua elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, distributor, dan petani lokal.

Ia berharap GPM tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan ketahanan pangan daerah.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa membeli bahan pokok murah hari ini, tapi juga merasakan keberlanjutan ketersediaan pangan yang terjangkau ke depan,” jelasnya.

Lebih jauh, Yuas juga menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menekan laju inflasi daerah, sejalan dengan arahan Presiden RI dan kebijakan dalam stabilisasi harga.

GPM kali ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi , bertepatan dengan peringatan HUT ke-63 LPP TVRI dan menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, cabai, telur, dan tepung dijual dengan harga di bawah pasar.

baca juga ...  Wamendiktisaintek Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Katingan, Keputusan Lokasi Tunggu Presiden

Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kesempatan itu, dengan antrean panjang sejak pagi hari. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM, terlebih menjelang bulan Agustus yang biasanya diwarnai lonjakan harga.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!