LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau meresmikan perubahan nama RSUD Lamandau menjadi RSUD Gusti Abdul Gani sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh bersejarah daerah Kabupaten Lamandau. Namun, di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang belum optimal, kebijakan ini menuai pertanyaan publik.
Nama RSUD Lamandau resmi diganti menjadi RSUD Gusti Abdul Gani. Perubahan ini diresmikan oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra sebagai bentuk penghargaan terhadap tokoh lokal yang berjasa dalam sejarah daerah di halaman Kantor RSUD Gusti Abdul Gani. Selasa 5 agustus 2025
Perubahan nama dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau dan diumumkan langsung oleh Bupati Rizky Aditya Putra. Masyarakat sebagai penerima layanan turut memberikan tanggapan atas kebijakan tersebut.
Peresmian nama baru dilakukan pada awal Agustus 2025. Dalam waktu bersamaan, pemerintah juga menyampaikan rencana peningkatan fasilitas rumah sakit utama di Kabupaten Lamandau yang berlokasi di Nanga Bulik.
Rizky menyatakan bahwa pergantian nama dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan untuk membangun identitas lokal. Ia juga menyebut bahwa nama baru menjadi semangat baru untuk mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Perubahan nama ini bukan sekadar simbol. Kami ingin menjadi rumah sakit yang lebih baik, lebih profesional,” katanya.
Pemerintah daerah akan mulai memaksimalkan sarana dan prasarana, termasuk melalui sistem Kerja Sama Operasional (KSO) untuk ruang operasi. Selain itu, alat-alat kesehatan baru dijadwalkan akan masuk di akhir tahun ini. Meski demikian, masyarakat berharap langkah tersebut tidak sekadar simbolik, tapi diikuti oleh perbaikan nyata di lapangan.
Masalah seperti antrian panjang, tenaga medis terbatas, dan pelayanan IGD yang belum maksimal masih menjadi pekerjaan rumah. (andre)












