KUALA PEMBUANG – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti acara syukuran Hari Jadi ke-23 Kabupaten Seruyan yang digelar Pemerintah Kabupaten Seruyan, Selasa 5 Agustus 2025. Kegiatan yang dilaksanakan setelah rangkaian upacara resmi ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan jajaran pejabat penting, termasuk kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, bersama istri.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan semua pihak dalam memperingati hari bersejarah ini. Ia menekankan bahwa momen HUT bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi dan penguatan komitmen untuk terus memajukan Seruyan.
“Seruyan memiliki luas lebih dari 15.000 km², terdiri dari 10 kecamatan, 97 desa, dan 3 kelurahan, dengan jumlah penduduk lebih dari 160 ribu jiwa. Letaknya strategis, diapit dua kabupaten maju yakni Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. Ini potensi besar yang harus kita kelola bersama,” tegas Bupati.
Ahmad juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan serta sinergi dengan berbagai pihak agar program pembangunan berjalan maksimal. “Mari kita jaga kebersamaan, sinergi, dan semangat kolaborasi agar Seruyan melangkah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mengapresiasi kinerja Pemkab Seruyan dan menekankan perlunya kolaborasi erat antara provinsi dan kabupaten. “Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus bahu-membahu dan berkomunikasi intensif untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat,” kata Edy.
Ia juga menyoroti pentingnya distribusi anggaran yang adil serta dorongan bagi daerah untuk memaksimalkan potensi sektor strategis seperti perkebunan, pertambangan, dan kehutanan. “Pak Gubernur menegaskan pembangunan harus merata, termasuk di Seruyan. Dukungan infrastruktur sangat penting untuk menggerakkan perekonomian daerah,” tambahnya.
Di akhir acara, Wakil Gubernur memuji penataan kawasan bundaran depan Kantor Bupati Seruyan yang dinilai representatif sebagai ikon baru Kuala Pembuang. “Dengan perencanaan yang baik, kawasan ini bisa jadi pusat kegiatan masyarakat dan daya tarik baru daerah,” tutupnya, sembari mengajak seluruh pihak menjaga hasil pembangunan dan terus mendukung visi pembangunan Seruyan.
(ASY)












