KUALA KAPUAS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) sebagai langkah penting memperkuat soliditas dan menyiapkan pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa organisasi kemanusiaan ini lebih adaptif di tengah tantangan zaman. Kegiatan berlangsung di Meet Up Cafe, Jalan Jenderal Sudirman, Senin 11 Agustus 2025.
Acara ini dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kapuas, Perry Noah, mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno, bersama Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah Nuryakin, Plt. Ketua PMI Kapuas Siti Nafsiah, pengurus, relawan, serta tamu undangan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai pentingnya Muslub sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi.
Selain membahas capaian dan tantangan yang telah dilalui, Muslub juga dijadwalkan memilih sekaligus melantik Ketua PMI Kapuas yang baru. Proses ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, solid, dan siap menjalin kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati HM Wiyatno yang dibacakan Perry Noah menegaskan bahwa PMI bukan sekadar organisasi, melainkan ruh kemanusiaan yang hadir dalam pelayanan donor darah, pertolongan pertama, edukasi bencana, dan berbagai aksi sosial.
“Keberadaan PMI sangat penting bagi masyarakat. Pemerintah akan terus mendukung langkah-langkah PMI menjaga netralitas, kemanusiaan, dan kemandirian,” ujarnya.
Bupati juga berharap pemimpin baru yang terpilih dapat membawa PMI Kapuas menjadi lebih dinamis, adaptif, dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita jadikan PMI sebagai rumah bersama untuk melayani sesama,” tegasnya.
Plt. Ketua PMI Kapuas, Siti Nafsiah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muslub. Ia menekankan bahwa forum ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan pengurus serta relawan.
“Saya mengajak semua untuk terus bekerja keras dalam melaksanakan tugas kemanusiaan demi kemajuan PMI Kapuas,” ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan PMI tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk tetap setia pada prinsip kemanusiaan dan siap bekerja dalam segala situasi.
Dengan agenda yang padat dan tekad yang bulat, Muslub PMI Kapuas 2025 diharapkan menjadi titik awal babak baru organisasi, memastikan tongkat estafet kepemimpinan berjalan mulus demi misi kemanusiaan yang lebih kuat di masa depan. (ds)












