SAMPIT – Suasana belajar terasa berbeda di Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) bersama dosen pembimbing hadir untuk memberikan wawasan baru kepada para guru lewat sosialisasi Deep Learning.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Abdimas) yang dijalankan mahasiswa KKN Umsa. Tak sekadar membahas teori, sosialisasi ini juga mengajak guru memahami penerapan Deep Learning dalam dunia pendidikan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang pesat.
Ketua Kelompok KKN, Firman, menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan generasi muda yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan tantangan masa depan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan keterampilan yang relevan dengan abad ke-21,” kata Firman pada Selasa 12 Agustus 2025.
Dirinya berharap upaya yang mereka lakukan dapat membawa siswa pada pemahaman yang lebih mendalam, memungkinkan mereka mentransfer dan menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi kehidupan nyata melalui guru-guru hebat yang ada di Desa Terantang Hilir.
“Pembelajaran mendalam juga berupaya membangun kebiasaan belajar berkelanjutan pada siswa, sehingga mereka terus belajar dan berkembang sepanjang hidup mereka,” pungkasnya.
(Utomo)












