SAMPIT – Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat 15 Agustus 2025 sore terasa janggal. Agenda penting mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto ternyata minim dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Terlihat banyak kursi kosong yang disediakan untuk OPD di bagian belakang. Hanya segelintir kepala dinas hanya lima orang yang hadir dalam mendengarkan pidato Prabowo terkait rancangan APBN 2026, dua diwakili kepala bidang, sementara puluhan OPD dinas lain tidak terlihat.
Sementara Bupati Kotim Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati nampak hadir tepat waktu dan duduk didepan, bersama Ketua DPRD Kotim Rimbun dan Pj Sekretaris Daerah Masri.
Dalam pidatonya Prabowo menyampaikan program strategis seperti pemenuhan gizi untuk generasi anak Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu juga Prabowo menyampaikan program beasiswa untuk anak Indonesia berprestasi dan tunjangan profesi guru ASN maupun non ASN, kemudian penyampaian program di bidang kesehatan dan lainnya.
“Sejarah mengatakan pertahanan negara yang lemah maka akan ditindas bangsa lain, itu yang terjadi di bumi Nusantara ini ratusan tahun lalu, kita tak mau lagi jadi sapi perah bangsa lain, kita harus jadi bangsa yang kuat,” kata Prabowo dalam pidatonya.
(Nardi)












