ESDM Kalteng Targetkan 20 Terpencil Teraliri PLTS pada 2026

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi PLTS.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 20 terpencil yang belum mendapat listrik bisa terhubung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada 2026.

Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway, menyebut upaya ini menjadi bagian dari program perluasan akses listrik ke wilayah pedalaman.

“Terkait dengan listrik, Kalteng kita selalu berupaya untuk memberikan akses listrik kepada masyarakat yang sekarang, terutama di daerah-daerah pedalaman yang belum mendapatkan akses listrik,” kata Vent, saat diwawancarai usai mengikuti upacara HUT ke-80 RI di Kantor Gubernur, Minggu, 17 Agustus 2025.

Vent mengungkapkan, dari total di Kalteng, sebanyak 258 belum teraliri listrik dari Perusahaan Listrik Negara atau PLN tersebut. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya memasang PLTS untuk terpencil.

“Kalau di data kami, kurang lebih 20 lagi yang belum berlistrik (PLTS),” ujarnya.

Vent berharap pada 2026, 20 tersebut sudah terpasang listrik PLTS dari pemerintah provinsi.

“Melihat ketersediaan anggaran, kami berharap 2026 sudah terpasang semua,” katanya.

Vent menambahkan, rasio berlistrik PLTS bersifat dinamis karena umur pakai di atas lima tahun berpotensi mengalami kerusakan.

“Yang sudah berumur di atas 5 tahun kemungkinan rusak, jadi ini akan menurunkan rasio berlistrik. Nanti yang stabil itu kalau sudah masuk jaringan (listrik PLN),” jelasnya.

Dinas ESDM juga mendorong PLN menambah jaringan listrik di pedalaman Kalteng untuk mengaliri listrik terpencil.

“Sementara kami memprogramkan itu dengan PLN, mudahan PLN bisa masuk mengakses daerah-daerah. Kalau data yang belum berlistrik PLN 258 itu, mereka jalan terus sama paralel listrik PLN, nanti kita dukung PLTS,” kata Vent.

(Syauqi)

baca juga ...  Optimalisasi PAD dan Perlakuan Khusus Daerah Tertinggal Jadi Sorotan Fraksi PAN terhadap RPJMD
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!