PALANGKA RAYA – Dukungan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) terhadap visi “Kalteng BERKAH, Kalteng Maju” mencapai rekor tertinggi 97 persen, menurut hasil survei Litbang Kompas yang dirilis akhir Juli 2025.
Angka ini menjadi penanda sejarah baru dalam dinamika politik lokal Kalteng, sekaligus memberikan legitimasi kuat bagi program-program pembangunan yang dicanangkan Gubernur H. Agustiar Sabran.
Survei komprehensif yang melibatkan 1.000 responden lintas demografis di 14 kabupaten/kota se-Kalteng ini mengungkap fenomena politik yang jarang terjadi: hampir seluruh masyarakat bersatu mendukung satu visi kepemimpinan.
Tingkat dukungan 97 persen ini bahkan melampaui capaian elektabilitas Gubernur Agustiar saat pemilihan gubernur tahun lalu.
Data pendukung menunjukkan kepuasan publik terhadap kinerja 100 hari pertama pemerintahan mencapai 79,5 persen, sementara citra personal Gubernur Agustiar meraih approval rating 85,9 persen.
Yang lebih mengejutkan, 87 persen responden optimis Kalteng akan mengalami kemajuan signifikan di bawah kepemimpinan saat ini.
Tingginya dukungan terhadap visi “Kalteng BERKAH” tidak terlepas dari serangkaian program strategis yang telah dicanangkan pemerintah daerah.
Tiga program flagship yang paling mendapat perhatian publik adalah beasiswa pendidikan tinggi gratis untuk 10.000 mahasiswa, pengembangan kawasan Shrimp Estate, dan optimalisasi pajak alat berat.
“Angka 97 persen ini bukan sekadar statistik. Ini adalah kontrak sosial antara pemerintah dan rakyat Kalteng. Masyarakat telah memberikan kepercayaan penuh, kini giliran kami membuktikannya melalui implementasi program yang tepat sasaran,” ungkap Gubernur Agustiar Sabran dalam keterangan persnya, Selasa, 19 Agustus 2025.
Gubernur menekankan bahwa visi “Kalteng BERKAH” dirancang sebagai payung besar yang mengintegrasikan seluruh aspek pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kesejahteraan ekonomi, pemerataan pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat akar rumput.
“BERKAH bukan sekadar akronim, tetapi filosofi pembangunan yang menempatkan keberkahan hidup masyarakat sebagai tujuan utama. Setiap kebijakan yang kami ambil harus bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan,” jelasnya.
Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menilai dukungan masif ini sebagai momentum emas yang harus dimanfaatkan untuk melakukan transformasi fundamental di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, tingkat dukungan hampir universal ini memberikan ruang gerak yang luas bagi pemerintah untuk mengimplementasikan program-program inovatif.
“Dengan dukungan 97 persen, kami memiliki mandat yang sangat kuat dari masyarakat. Ini adalah kesempatan langka yang tidak boleh disia-siakan. Kami akan gunakan momentum ini untuk melakukan lompatan besar dalam pembangunan Kalteng,” kata Edy.
Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga momentum positif ini melalui komunikasi intensif dengan masyarakat dan transparansi dalam pelaksanaan program.
“Kepercayaan publik adalah aset paling berharga dalam pemerintahan. Kami akan jaga dengan hati-hati melalui konsistensi antara janji dan realisasi program,” tambahnya.
(Sya'ban)












