PULANG PISAU – Polres Pulang Pisau mengambil langkah tegas menyusul merebaknya isu percobaan penculikan anak di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir. Meskipun kabar tersebut belum terbukti kebenarannya, aparat memastikan perlindungan anak menjadi prioritas dengan memperketat patroli di sekolah-sekolah dan titik rawan.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji melalui Kasi Humas IPTU Sabilil Fitri menyebutkan, pihaknya tidak ingin masyarakat cemas berlebihan, tetapi juga tidak boleh lengah.
“Belum ada laporan resmi, namun kami bergerak cepat sebagai upaya pencegahan dan untuk menjamin rasa aman,” ujarnya, Rabu 20 Agustus 2025.
Patroli dilakukan secara intensif oleh personel Satlantas dan Sat Samapta. Fokus pengawasan diarahkan pada jam keberangkatan serta kepulangan sekolah, saat anak-anak dinilai paling rentan menjadi sasaran.
Selain pengamanan fisik, polisi juga melakukan pendekatan komunikasi. Aparat berkoordinasi dengan sekolah, guru, dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan imbauan agar kewaspadaan bersama tetap dijaga.
“Kami mengingatkan orang tua agar lebih proaktif menjaga anak-anaknya. Jika melihat atau mendengar hal mencurigakan, segera hubungi polisi. Respons cepat masyarakat sangat membantu,” kata Sabilil.
Polres Pulang Pisau juga menekankan pentingnya verifikasi informasi. Menurutnya, penyebaran isu yang tidak jelas sumbernya justru dapat menimbulkan keresahan yang berlebihan di tengah masyarakat.
Dengan langkah tersebut, kepolisian berharap masyarakat semakin terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan aman. Kolaborasi orang tua, sekolah, dan aparat dipandang sebagai benteng utama perlindungan anak.
Isu penculikan anak, meski belum terbukti, menjadi pengingat bersama bahwa keamanan generasi muda adalah tanggung jawab kolektif. Polres Pulang Pisau menegaskan komitmennya untuk hadir di lapangan, memastikan setiap anak bisa belajar dan beraktivitas tanpa rasa takut. (ds)












