Disdik Kotim Dorong Peran Pamong dan TLD Tekan Angka Putus Sekolah

NARDI/BERITASAMPIT - Pelajar Kotim dari berbagai sekolah saat mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.

SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) (Kotim) menyoroti masih tingginya angka putus sekolah di daerah ini. Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, meminta adanya kolaborasi antara Tenaga Lapangan Dinas (TLD) dengan para pamong untuk menekan permasalahan tersebut.

“Anak putus sekolah di Kabupaten Kotim juga masih tinggi. Kami mohon kerja sama TLD dengan pamong untuk segera menuntaskan itu,” ungkap Irfansyah, Sabtu 23 Agustus 2025.

Karena menurut data BPS, Kotim termasuk cukup tinggi anak yang tidak sekolah. Di situlah peran TLD dan Pamong bisa menyusuri apa saja penyebabnya.

Ia menjelaskan bahwa deteksi dini terhadap anak berpotensi putus sekolah masih lemah. Guru dinilai belum maksimal dalam memantau siswa yang tidak hadir lebih dari satu minggu. 

“Itu harus dicari, jangan sampai terlambat. Ada juga anak yang kurang konsentrasi dalam belajar, itu pun perlu perhatian. Karena itu kemarin ada pencanangan agar guru kelas maupun guru mata pelajaran juga berperan sebagai guru BK,” lanjutnya.

Menurut Irfansyah, fenomena putus sekolah paling banyak terjadi di tingkat sekolah dasar. Hal itu terlihat dari berkurangnya jumlah siswa kelas V setelah kenaikan kelas.

 “Kalau pindah sekolah tidak apa-apa, tapi kalau tidak pindah berarti itu putus sekolah. Itulah yang harus kita cari, ke mana mereka. Apalagi di wilayah utara, selatan, maupun tengah Kotim, karakteristiknya berbeda-beda,” ucapnya.

Ia menambahkan, peran guru, pamong, dan TLD sangat penting untuk menelusuri faktor penyebab anak putus sekolah, baik karena masalah ekonomi, motivasi belajar, maupun persoalan keluarga.

Disdik Kotim pun mendorong seluruh pihak terkait agar melakukan pemetaan bersama, sehingga setiap anak tetap bisa mendapatkan hak pendidikan.

 “Kami harap dengan deteksi dini yang lebih baik, angka anak putus sekolah di Kotim bisa terus ditekan dan tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya,” tutup Irfansyah. (nardi)

baca juga ...  Disdik Kotim Harapkan Anak-Anak Tumbuh Hebat Menuju Indonesia Emas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!