PULANG PISAU – Cabang olahraga dayung kian menegaskan diri sebagai kebanggaan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Melalui gelaran lomba perahu naga Bupati Cup 2025, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar lahir generasi emas yang mampu mengukir prestasi lebih tinggi.
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i mengatakan, dayung bukanlah olahraga baru bagi masyarakat, melainkan tradisi yang tumbuh bersama kehidupan di bantaran sungai.
“Kita ingin dayung ini terus berkembang, tidak hanya sebagai identitas daerah, tetapi juga sebagai sumber lahirnya atlet-atlet berprestasi,” ucapnya, Minggu 24 Agustus 2025.
Menurutnya, keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan juga dari kontribusi para atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Olahraga dayung bisa menjadi salah satu jalan Pulang Pisau dikenal luas, bahkan hingga tingkat internasional,” tegasnya.
Rifa'i menyebutkan, banyak anak muda Pulang Pisau yang memiliki bakat alami di olahraga dayung. Dengan pembinaan yang terarah, potensi itu diyakini akan menghasilkan atlet tangguh yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Ketua KONI Pulang Pisau Miguhartaku menambahkan, cabang olahraga dayung selama ini memang menjadi andalan kontingen Pulang Pisau di berbagai kejuaraan. Hampir setiap event provinsi maupun nasional, atlet dayung daerah selalu berhasil menyumbangkan medali emas.
“Karena konsistensi prestasi itulah, kami memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan dayung, termasuk dengan mendukung penuh lomba Bupati Cup ini,” ujarnya.
Menurut Miguhartaku, kegiatan lomba perahu naga bukan hanya kompetisi, melainkan juga ajang penjaringan bibit-bibit unggul yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov di Kotawaringin Barat dan agenda olahraga yang lebih besar lagi.
“Melalui ajang ini, kami optimis Pulang Pisau akan terus melahirkan atlet berkualitas yang siap membawa panji daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya. (ds)












