PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pemerintah provinsi memaksimalkan pendapatan daerah dengan strategi yang tidak membebani masyarakat.
“Fraksi Nasdem mendorong agar peningkatan pendapatan tidak membebani masyarakat, melainkan berbasis pada digitalisasi pajak, transparansi, dan penguatan sektor riil,” ujar Juru Bicara Fraksi Nasdem, Raudah, dalam rapat paripurna ke-20 masa sidang III DPRD Kalteng.
Raudah menyebut, proyeksi pendapatan daerah mencapai lebih dari Rp8,5 triliun. Karena itu, Nasdem menekankan pentingnya optimalisasi PAD dari sektor pajak daerah, retribusi, hingga pengelolaan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan.
Fraksi Nasdem juga meminta pemerintah daerah meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran dengan target yang realistis dan terukur, sebagaimana diatur dalam Pasal 24 ayat (4) PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.
Selain itu, efektivitas dan efisiensi kerja perusahaan daerah (Perusda) dinilai penting agar dapat memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD dan pembangunan Kalteng.
(Syauqi)












