KUALA KAPUAS – Gemuruh semangat olahraga judo di Kapuas akhirnya mencapai puncaknya. Ratusan atlet dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan menutup perjalanan panjang Kejuaraan Judo Bupati Kapuas Cup II Tahun 2025 dengan penuh haru dan kebanggaan. Penutupan berlangsung di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Minggu 24 Agustus 2025, dipimpin langsung oleh Bupati HM Wiyatno.
Ajang ini mempertandingkan tiga kategori, yakni Cadet (usia 9–13 tahun), Junior (usia 14–19 tahun), serta Senior yang terbuka bagi umum termasuk TNI-Polri. Selama beberapa hari, ratusan peserta saling menguji kemampuan, menunjukkan teknik, mental, dan sportivitas di atas tatami.
Bupati HM Wiyatno dalam sambutannya menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan semata-mata soal medali, melainkan ruang pembinaan yang penting untuk mencetak atlet masa depan.
“Kejuaraan ini bukan hanya kompetisi, tapi wadah mempererat silaturahmi dan menumbuhkan prestasi olahraga judo di daerah kita,” ucapnya.
Ia menambahkan, para atlet yang telah bertanding diharapkan tidak berhenti di sini. Pengalaman di Kapuas harus dijadikan bekal berharga untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Penutupan kejuaraan juga dirangkai dengan penyerahan medali, piala, dan penghargaan kepada para juara dari tiap kategori. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri, terutama bagi atlet-atlet muda yang baru pertama kali merasakan atmosfer turnamen tingkat regional.
Wiyatno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, KONI Kapuas, PJSI, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan.
“Tanpa kerja sama kita semua, kegiatan ini tidak mungkin berjalan dengan lancar,” ungkapnya penuh rasa terima kasih.
Kehadiran unsur Forkopimda, perwakilan organisasi olahraga, dan tokoh-tokoh judo turut menambah kekhidmatan penutupan. Hal ini menjadi bukti bahwa olahraga, termasuk judo, mendapat dukungan luas di Kapuas.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Kapuas sekaligus menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga daerah. Tidak hanya berhasil menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melahirkan generasi atlet tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas. (ds)












