Fokus Kendalikan Inflasi Lewat Strategi 4K, Sekda Ingatkan Pentingnya Kerja Sama

DENNY/BERITASAMPIT - Sekda , Usis I Sangkai pimpin Rakor tekan inflasi daerah melalui program strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berbasis konsep 4K.

KUALA menegaskan keseriusannya dalam menekan laju inflasi daerah melalui program strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berbasis konsep 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Hal ini menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah , Usis I. Sangkai di Ruang Rapat Kantor Bupati , Jalan Pemuda Km 5,5 Kuala .

Rakor tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kusmiatie, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Vitrianson, Kepala Bulog Wilayah I , Kepala BPS , serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait yang memiliki peran dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah.

Sekda Usis, dalam keterangannya Kamis 28 Agustus 2025, menegaskan pentingnya langkah kolektif antarinstansi agar setiap kebijakan pengendalian inflasi berjalan sesuai peta jalan yang telah disusun. Menurutnya, roadmap ini memberi gambaran jelas mengenai tugas dan fungsi masing-masing tim.

“Dengan adanya peta jalan, kita tahu apa yang harus dilakukan sesuai pembagian tugas. Kerja sama dan saling mendukung sangat penting agar laporan inflasi kita bisa berjalan baik dan hasilnya nyata dirasakan masyarakat,” ujar Usis.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya soal angka statistik, melainkan menyangkut kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Karena itu, peran TPID menjadi krusial sebagai penghubung kebijakan dan aksi nyata di lapangan.

Sejumlah upaya konkret turut dibahas dalam rapat ini, mulai dari pengendalian harga dan stok barang kebutuhan pokok, pencanangan gerakan menanam, operasi pasar murah bersama dinas terkait, hingga koordinasi dengan daerah penghasil komoditas agar distribusi tetap lancar.

baca juga ...  Disarpustaka Kapuas Luncurkan Tugu Baca dan Ribuan Buku Baru

Pemerintah daerah juga menyiapkan skema realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai dukungan anggaran pengendalian inflasi. Selain itu, alokasi APBD juga diarahkan untuk bantuan transportasi guna memastikan pasokan barang tidak terhambat hingga sampai ke masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab berharap tekanan inflasi bisa terkendali, sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Dengan langkah yang konsisten, menargetkan tidak hanya menstabilkan harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah demi keberlanjutan pembangunan ekonomi lokal. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!