PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan seluruh pelajar agar terus menyibukkan diri dengan belajar, berlatih, dan beribadah sebagai bekal untuk meraih cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat menghadiri penutupan O2SN Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Sylva Minisoccer, Palangka Raya, Jumat malam, 18 Juli 2026.
“Sibukkan diri untuk belajar, sibukkan diri untuk berlatih, dan sibukkan diri untuk beribadah kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga semua bisa mencapai cita-cita,” ujarnya.
Menurut Reza, generasi muda yang mampu mewujudkan cita-citanya akan menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan Kalteng.
“Kalau mereka mampu mencapai cita-citanya, itu akan membantu Kalteng bertumbuh lebih cepat daripada hari kemarin,” katanya.
Ia juga mengingatkan para atlet pelajar yang meraih prestasi pada O2SN agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi di tingkat provinsi merupakan langkah awal sebelum menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Tapi memang kita perlu tambahan waktu untuk mereka supaya bisa terus meningkatkan kualitas dari apa yang mereka lakukan dan jangan puas dengan apa yang didapat,” ujarnya.
Reza meminta para juara tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan.
“Adik-adik yang menang hari ini jangan lengah, terus berusaha, sibukkan diri dengan berlatih, sibukkan diri dengan belajar, dan sibukkan diri dengan beribadah,” tegasnya.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Kalteng akan terus memberikan dukungan kepada atlet yang lolos ke tingkat nasional sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
“Tentu kita memfasilitasi, tetapi disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang kita miliki. Yang terpenting pemerintah provinsi hadir di tengah-tengah anak-anak didik kita yang akan bertarung di level nasional,” jelasnya.
Selain fasilitasi keberangkatan, pemerintah juga terus memperkuat pembinaan atlet melalui pelatihan serta peningkatan kapasitas pelatih dan wasit.
“Dukungan konkret sudah kita berikan, termasuk training-training, semangat kepada para pelatih, dan juga kepada para wasit agar pembinaan atlet berjalan dengan baik,” pungkasnya.
(Sya'ban)












