Alimudin Kolatlena Apresiasi Pembukaan Turnamen Voli Pelajar Gubernur Maluku Cup 2025

Ketua Umum PBVSI Maluku Alimudin Kolatlena.

JAKARTA— Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku, Alimudin Kolatlena, menyampaikan apresiasi atas pembukaan Turnamen Bola Voli Pelajar SMA/SMK se-Derajat Gubernur Maluku Cup 2025 oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Gedung GOR Karang Panjang, Ambon.

Alimudin menyambut baik inisiatif Pemprov Maluku yang menjadikan turnamen Bola Voli sebagai wadah untuk memperkuat nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan “Pela Gandong” di kalangan pelajar.

Kolatlena menilai ajang ini bukan hanya kompetisi , tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat muda di Maluku.

“Kami dari PBVSI Maluku sangat mendukung turnamen ini. Selain menjadi ajang unjuk prestasi, turnamen ini juga mendorong semangat kebersamaan dan memperkenalkan potensi voli Maluku ke kancah yang lebih luas,” tutur Kolatlena saat dihubungi wartawan, Rabu 3 September 2025.

PBVSI berharap turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet voli berbakat yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat bahkan .

Kolatlena juga menekankan pentingnya sportivitas dan fair play sebagaimana pesan Gubernur Lewerissa. Alimudin mendorong para atlet pelajar dapat menjadikan turnamen tersebut sebagai proses pembelajaran untuk mengasah kemampuan teknis, mental, dan jiwa kompetitif yang sehat.

“Terima kasih kepada Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath atas komitmennya memajukan di Maluku. Semoga turnamen ini sukses dan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem yang mendukung sport pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah ini,” pungkas Alimudin Kolatlena.

Turnamen ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai SMA/SMK se-Maluku dan akan berlangsung selama sepekan, menjadi ajang bergengsi untuk mencari bibit unggul di cabang bola voli.

(adista)

baca juga ...  Jalan Nasional Rusak Terpanjang di Indonesia Ada di Kalteng, Teras Narang Minta Atensi Kementerian PUPR
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!