KUALA KAPUAS – Sorak sorai penonton meledak di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, ketika Kapuas 88 Bersinar FC berhasil menaklukkan Palangka Raya FC lewat drama adu penalti pada laga final Gubernur Cup Zona Tengah. Kemenangan ini memastikan tim kebanggaan masyarakat Kapuas meraih gelar juara pertama.
Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini resmi ditutup Wakil Bupati Kapuas H. Dodo. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Gubernur Cup bukan hanya sekadar perebutan piala, tetapi juga ajang memperkuat persaudaraan antar daerah serta membangun karakter generasi muda lewat olahraga.
“Saya mengucapkan selamat kepada Kapuas 88 Bersinar FC yang keluar sebagai juara, dan juga apresiasi kepada seluruh tim yang sudah berjuang dengan sportivitas tinggi. Turnamen ini adalah momentum kebersamaan, bukan semata-mata soal menang atau kalah,” ucap Dodo, usai pertandingan, Sabtu 6 September 2025.
Selain Kapuas 88 Bersinar FC yang meraih juara pertama, Palangka Raya FC harus puas di posisi kedua, Persenus FC meraih peringkat ketiga, sementara Dinas Pendidikan Bersinar FC mengakhiri turnamen di peringkat keempat. Meski tidak semua meraih piala, seluruh tim dinilai telah menampilkan permainan terbaiknya.
Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, Asisten I Romulus, Ketua Askab PSSI Kapuas Arhenza Mullah Muhammad, serta Ketua KONI Kapuas Septedy. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan organisasi olahraga terhadap pembinaan sepak bola di daerah.
Menurut Dodo, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, kerja sama, dan mental juang generasi muda. Ia berharap Gubernur Cup bisa menjadi wadah untuk menyalurkan bakat sepak bola sekaligus memperkuat kebersamaan lintas daerah.
“Turnamen ini juga menjadi ajang pencarian bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. Yang terpenting, anak-anak muda kita bisa belajar nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan pantang menyerah,” tegasnya.
Dengan berakhirnya Gubernur Cup Zona Tengah, masyarakat Kapuas tidak hanya menyaksikan euforia kemenangan, tetapi juga menyerap semangat bahwa sepak bola adalah bahasa persatuan. “Melalui olahraga, kita semakin erat, solid, dan berdaya saing,” pungkas Wakil Bupati Dodo. (ds)












