1.793 Hotspot Terpantau, BPBD Kalteng Perkuat Siaga Karhutla

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi kebakaran lahan, BPBD Kalteng mencatat 1.793 hotspot sejak awal tahun hingga 7 September 2025 dan terus memperkuat siaga karhutla di wilayah rawan.

– Meskipun hujan deras mengguyur (Kalteng) beberapa pekan terakhir dan sejumlah daerah terdampak banjir, data menunjukkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mencatat sebanyak 1.793 titik hotspot sejak awal tahun hingga 7 September 2025.

Dari total tersebut, 485 kejadian karhutla tercatat telah menghanguskan 720,81 hektare lahan.

Fakta ini membuat pemerintah daerah terus memperkuat siaga darurat melalui berbagai langkah mitigasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalteng, Alpius Patanan, menegaskan bahwa meskipun curah hujan meningkat, kewaspadaan tidak boleh kendor.

“Hujan memang sering turun, bahkan banjir terjadi di beberapa wilayah. Tapi karhutla tetap menjadi ancaman serius, khususnya di kawasan gambut di wilayah selatan dan tenggara Kalteng,” jelasnya di , Senin, 8 September 2025.

Sebagai antisipasi, 77 pos lapangan karhutla diaktifkan di seluruh Kalteng, sementara status siaga darurat ditetapkan lewat SK Gubernur Kalteng Nomor 188.44/288/2025 yang berlaku hingga 20 Oktober 2025.

Kabupaten , Timur, dan juga menetapkan status serupa.

Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menambahkan bahwa kesiapan personel menjadi fokus utama.

Pihaknya secara rutin menggelar latihan, simulasi, hingga pengarahan langsung untuk memastikan respons cepat jika kebakaran terjadi.

“Kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, tidak hanya untuk karhutla tetapi juga untuk kebakaran pemukiman yang akhir-akhir ini cukup sering terjadi,” kata Toyib.

Ia juga mengingatkan peran aktif masyarakat sangat penting dalam pencegahan.

“Kami minta warga tidak membakar lahan dan berhati-hati dengan api. Sedikit kelalaian bisa memicu bencana besar,” tandasnya.

Dengan tren cuaca yang sulit diprediksi, BPBD Kalteng menekankan bahwa strategi penanganan karhutla harus tetap berjalan meski curah hujan tinggi, agar potensi kerugian tidak semakin meluas.

(Sya'ban)

baca juga ...  Gubernur Dorong Integrasi Program Balai PUPR untuk Percepat Pemerataan Infrastruktur Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!