SAMPIT – Misteri hilangnya Bripda MF, anggota Sat Intelkam Polres Kotawaringin Timur, terus menyita perhatian. Sudah 17 hari berlalu sejak ia menghilang tanpa kabar, baik dari rumah maupun tempat tugasnya. Kondisi ini membuat keluarga semakin cemas dan mengambil langkah serius untuk mencari kejelasan.
Tanpa kabar yang jelas dan pasti, saat ini keluarga bersama penasehat hukum sedang mempertimbangkan untuk melapor ke Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) hingga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Menurut penasehat hukum keluarga Bripda MF, Rusdi Agus Susanto saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman dan informasi yang saat ini kita dapatkan.
“Setelah itu kita akan menentukan langkah yang akan kita ambil, bisa ke Kompolnas, Kontras, Polda, dan Mabes Polri. Nantinya akan dimusyawarahkan dengan keluarga,” ucap Rusdi di Sampit, Selasa 9 September 2025.
Dirinya menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak pernah ada masalah serius di dalam internal keluarga, dan tidak pernah bercerita hal-hal yang mencurigakan terkait pekerjaannya.
Pihaknya meminta dan mendesak kepolisian untuk mengungkap misteri hilangnya anggota Sat Intelkam tersebut dan berharap segera ditemukan dengan selamat.
Sehubungan dengan adanya kabar bahwa posisi yang bersangkutan berada di Massar, pihaknya memastikan bahwa kabar tersebut tidak jelas dan pasti.
Kendati demikian, pihaknya terus terbuka untuk menerima informasi guna menelusuri keberadaan anak ke dua dari empat bersaudara itu serta memberikan petunjuk keberadaannya.
(Jimmy)












