PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto, memastikan hingga kini pihaknya belum menerima keluhan dari guru terkait program 1.000 rumah guru berkah yang digagas oleh Dinas Pendidikan.
“Sejauh ini tidak ada keluhan karena program masih dalam tahap sosialisasi,” kata Sugiyarto, Selasa, 9 September 2025.
Menurut dia, program rumah guru tahun ini sudah mulai berjalan, namun jumlah unit yang akan direalisasikan belum dapat dipastikan akibat adanya pengurangan anggaran.
“Tahun ini sudah mulai, cuma dananya saya lupa. Pengurangan berapa kita belum tahu, nanti kita tanyakan ke dinas pendidikan,” ujarnya.
Sugiyarto menambahkan, rumah yang tersedia hingga kini belum terserap optimal. Karena itu, ia meminta dinas pendidikan lebih terbuka memberikan informasi agar DPRD bisa ikut membantu sosialisasi.
“Intinya, yang tersedia belum terserap. Artinya, dari jumlah yang sudah masuk saya minta paling tidak disampaikan ke kami supaya bisa membantu sosialisasi ke masyarakat,” katanya.
Ia menekankan agar program tersebut dapat memprioritaskan guru yang benar-benar membutuhkan.
“Kuncinya, bagi kami DPRD, harus diprioritaskan untuk guru yang benar-benar membutuhkan. Banyak guru muda yang belum punya rumah. Jangan sampai guru muda ikut dapat, tapi suaminya kaya atau istrinya kaya,” ucapnya.
(Syauqi)












