PALANGKA RAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh program kerja yang telah disepakati bersama DPRD tetap berjalan, meskipun alokasi anggaran pada APBD Perubahan 2025 mengalami penurunan.
Sekretaris DLH Kalteng, Noor Halim, mewakili Kepala DLH Joni Harta, menjelaskan bahwa anggaran yang semula sekitar Rp159 miliar, kini menyesuaikan menjadi kurang lebih Rp146 miliar. Kendati demikian, pelaksanaan program yang sudah direncanakan tetap dapat dilaksanakan.
“Pada prinsipnya, seluruh kegiatan yang sudah disepakati bersama DPR masih bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. Penyesuaian anggaran ini tidak menghentikan jalannya program,” ucapnya, Selasa 9 September 2025.
Pihak legislatif juga memberikan perhatian agar meskipun terjadi pengurangan anggaran, seluruh kegiatan yang telah dirancang tetap berjalan sesuai tujuan awal.
“DLH Kalteng juga menyiapkan langkah strategis untuk mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur laboratorium lingkungan serta inisiator,” tambahnya.
Pembangunan laboratorium dan inisiator ini merupakan upaya jangka panjang. Mulai tahun 2026 dapat memberikan kontribusi tambahan bagi PAD Provinsi Kalimantan Tengah.
“Dengan demikian, meskipun menghadapi penyesuaian anggaran pada tahun 2025, DLH Kalteng tetap berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan program lingkungan hidup sekaligus menyiapkan terobosan guna memperkuat penerimaan daerah di masa mendatang,” ungkapnya. (yud)












