Menteri P2MI Mukhtarudin Resmikan Migran Emas di NTB, Apresiasi Peran PMI dalam Perekonomian

Menteri P2MI Mukhtarudin saat meresmikan Migran Emas di NTB secara virtual, Kamis 11 September 2025.

JAKARTA— Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migran Emas di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui acara virtual yang digelar hari ini.

Dalam sambutannya, Mukhtarudin mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam melindungi dan memberdayakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari wilayah tersebut.

Mukhtarudin menyoroti peran penting NTB sebagai salah satu daerah penyumbang PMI terbesar di Indonesia.

“NTB menempati urutan keempat secara sebagai daerah pengirim pekerja migran yang tangguh. Ribuan warga NTB telah mengharumkan nama bangsa sekaligus menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dan daerah,” ujar Menteri Mukhtarudin.

Migran Emas, yang diresmikan di Kabupaten Lombok Timur, merupakan inisiatif untuk memberdayakan komunitas PMI dan keluarganya melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta keuangan.

Program ini bertujuan menjadikan tersebut sebagai model pengelolaan potensi ekonomi dari remitansi PMI, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Mukhtarudin, keberadaan PMI tidak hanya menghidupkan roda ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

Menteri P2MI menyatakan bahwa program Migran Emas sejalan dengan visi daerah untuk menjadikan NTB sebagai provinsi yang unggul dalam perlindungan dan pemberdayaan PMI.

“Kami ingin memastikan bahwa para pekerja migran tidak hanya bekerja keras di luar negeri, tetapi juga pulang dengan kebanggaan dan kemampuan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Mukhtarudin berharal Migran Emas ini akan menjadi pusat inovasi dan pemberdayaan, agar para migran dan keluarganya dapat mengelola hasil jerih payah mereka dengan lebih produktif.

(Adista)

baca juga ...  Program Makan Bergizi Gratis Tonggak Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!